Jumat, 29 Mei 2015

SMK Persiapkan SDM Siap Kerja


Gubernur Jambi H Hasan Basri Agus (HBA)
Gubernur Jambi Resmikan Dua SMK di Sarolangun

Sarolangun, MR-Gubernur Jambi H Hasan Basri Agus (HBA) meresmikan dua Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Sarolangun. Sekolah yang diresmikan itu yakni SMK Negeri 014 yang bertempat di Desa Muara Air Duo, Kecamatan Batang Asai dan SMK N 12, Kabupaten Sarolangun, Rabu (20/5/15). Peresmian itu ditandai dengan penandatanganan prasasti dua sekolah tersebut oleh HBA disaksikan Bupati Sarolangun Cek Endra.

Gubernur Jambi HBA mengungkapkan, sejak dilantik jadi Gubernur Jambi Agustus 2010 lalu, dirinya telah memikirkan dan mengupayakan penambahan SMK di Provinsi Jambi. Karena SMK sebagai salah satu cara untuk mempersiapkan generasi yang terampil untuk memasuki dunia kerja. HBA menyatakan, ketika melihat anak-anak kecil dan anak-anak sekolah, dia sering berpikir apa pekerjaan anak-anak tersebut kelak, agar anak-anak tersebut jangan menganggur.


“Para alumni SMK diproyeksikan untuk memikili keterampilan. Jadi lebih mudah untuk mendapatkan pekerjaan, sehingga mengurangi jumlah pengangguran. SMK ini sangat penting untuk tenaga kerja. Generasi kami menyiapkan, yang menikmati generasi berikutnya. Investasi pendidikan jangka panjang,” kata HBA.

Bupati Sarolangun, H Cek Endra, menjelaskan, potensi lahan pertanian di Kabupaten Sarolangun hampir 10 ribu Ha dan yang sudah tergarap baru 5 ribu Ha. “Itupun masih banyak dengan pola pengelolaan tradisional yang tidak menggunakan pupuk,” katanya.

Cek Endra mengemukakan, potensi pertanian tersebut bisa digarap dengan biak jika irigasinya dibangun dan berfungsi dengan baik. Untuk itu, kata Cek Endra, Dam Kutur dan Dam Batang Asai harus didukung pembangunannya agar bisa direalisasikan pembangunannya.

Terkait pembangunan dan peresmian SMK N 14 Sarolangun, Cek Endra mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Jambi atas pendirian sekolah tersebut. Sehingga orang Batang Asai tidak harus ke Kota Jambi atau keluar Batang Asai untuk menyekolahkan anak ke SMK.

“Yang paling sulit adalah menyiapkan guru spesifik jurusan. Seperti mempersiapkan guru untuk jurusan Pertambangan di SMK N 1 Sarolangun,” kata Cek Endra.

Cek Endra juga mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Sarolangun telah menjalin kerjasama dengan Institut Pertanian Bogor, yakni beasiswa bagi anak-anak SLTA Sarolangun yang prestasi akademisnya bagus. 

“Tahun lalu, 15 orang dari 64 pelamar dari Sarolangun yang dapat beasiswa di IPB dan tahun sebelumnya 10 orang," jelas Cek Endra.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, H.Rahmad Derita, dalam laporannya menyampaikan, bertepatan dengan hari bersejarah, Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (20 Mei), diresmikan penggunaan SMK Negeri 14 Kabupaten Sarolangun.

Kata Rahmat Derita mengatakan, pembangunan SMK N 14 ini merupakan terobosan dalam pendidikan yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jambi. “Di tengah desa terpencil dibangun SMK, sebagai upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ujarnya.

Kata Rahmat Derita, bahwa masyarakat Kecamatan Batang Asai sangat antusias dengan adanya SMK N 14 tersebut.

“Hari ini, Gubernur Jambi mendekatkan sekolah dengan pemukiman masyarakat. Sehingga terjangkau oleh semua lapisan masyarakat. Sekolah ini merupakan janji gubernur pada tahun 2013. Dibangun tahun 2014 dan Juni 2015 akan menerima siswa baru,” kata Rahmat Derita.

Rahmat Derita menuturkan, rencana awal anggaran untuk pembangunan gedung SMK N 14 Rp1,7 miliar. Namun kontraktor bisa menyelesaikannya dengan dana Rp1,59 miliar yang dikerjakan oleh putra daerah Sarolangun, CV Permata Antar Nusa, dan sudah dilengkapi dengan meubelernya.

Sementara SMK N 12 Kabupaten Sarolangun, Desa Maribung Kecamatan Limun, awalnya direncanakan dengan anggaran Rp1,6 miliar, namun kontraktor bisa menyelesaikan pembangunannya dengan dana Rp 1,450 M lengkap dengan meubelernya.

Rahmat Derita juga mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang menghibahkan tanah untuk pembangunan 3 kelas SMK N 14 Sarolangun jurusan Perikanan dan Pengembangan Energi dan Mineral. 

“Tahun ini, sudah ada 56 orang murid yang mendaftar untuk masuk SMK N 14 Sarolangun,” kata Rahmat Derita.

Mewakili Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Jambi, Harlik, SP, M.Si, dalam laporannya menjelaskan program pertanian dari Pemerintah Provinsi Jambi di Kabupaten Sarolangun.

Harlik mengungkapkan, salah satu permasalahan dalam optimasi pertanian di Batang Asai adalah sulitnya pupuk sampai di Batang Asai, namun hanya sampai di Limun.

Perwakilan warga masyarakat Batin Pangambang, Subudri, dalam sambutannya menyatakan terimakasih kepada Gubernur Jambi atas dibangunnya jalan Batang Asai, meskipun masih banyak yang belum selesai dibangun, serta pemberian mobil ambulans.

Subudri menyampaikan permintaan kepada Gubernur Jambi dan Bupati Sarolangun, yakni pembangunan jalan sampai Desa Muara Air Duo, pembangunan jembatan, dan pembangunan jalan usaha tani sepanjang 500 meter.

Turut hadir pada peresmian itu yakni Wakil Bupati Sarolangun H Pahrul Rozi, Sekda Kabupaten Sarolangun, pejabat terkait dari Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah Kabupaten Sarolangun, Camat dan para tokoh masyarakat Kecamatan Batang Asai, serta para undangan lainnya. (Lee)

Tidak ada komentar: