Halaman

Kamis, 23 April 2015

Melalui TMMD 2015, Sepanjang 2600 M Jalan Baru Akan Dibuka

Danrem Gapu 042 Jambi Kol Inf TNI Haryanto.

JAMBI-Dalam Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-94 Semester Pertama Tahun 2015 di Provinsi Jambi yang akan diselenggarakan di Kota Sungai Penuh, akan membuka akses jalan baru sepanjang 2600 meter x 5 meter. Jalan baru itu ditargetkan akan dibuka di Kota Sungai Penuh.

Hal tersebut dikemukakan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, H.Ridham Priskap dalam Pembukaan Ekspose Kesiapan Pelaksanaan TMMD ke-94 Tahun Anggaran 2015, bertempat di Ruang Mayang Mangurai Kantor Bappeda Provinsi Jambi, Rabu (22/4) siang.

Menurut Ridham Priskap, bahwa TMMD adalah wujud sinergitas TNI dengan Pemerintah Daerah dalam akselerasi pembangunan di daerah pedesaan, khususnya daerah yang tegolong tertinggal, terisolasi, perbatasan, dan daerah kumuh perkotaaan, serta daerah lain yang terkena akibat bencana.


“TMMD juga merupakan wujud pelaksanaan agenda pembangunan nasional dalam “Nawacita ke-6” yang telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2015 – 2019, yaitu “Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka Negara Kesatuan. Pemerintah telah menetapkan sasaran-sasarannya, yaitu: peningkatan pertumbuhan ekonomi, penurunan persentase penduduk miskin, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), serta pengentasan 80% daerah tertinggal,” katanya.

Sekda berharap agar seluruh SKPD terkait, terutama Pemerintah Kota Sungai Penuh, mendukung sepenuhnya program TMMD, serta mengharapkan adanya peran partisipatif dari masyarakat sekitar dilaksanakannya program TMMD.

Sementara Danrem 042/Garuda Putih, Kol.Inf.Harianto mengemukakan, TNI melakukan pembinaan teritoti (Binter), dengan 3 pendekatan, yaitu:1.Pembinan ketahanan wilayah, salah satunya ketahanan pangan, 2.Bakti TNI, dan 3.Komunikasi sosial.

“Yang disasar dalam TMMD adalah bagaimana bersinergi dengan anggaran kecil tapi outputnya besar,” ungkap Harianto.
Kata Harianto, TNI melakukan TMMD selama 47 tahun bukan untuk mencari SHU (Sisa Hasil Usaha), tetapi untuk mempercepat pembangunan dengan sinergitas, sekaligus untuk menumbuhkan gotong royong.

“Kita tidak ingin melaksanakan TMMD seperti mengerjakan proyek, tetapi bagaimana kita men-trigger kegotongroyongan. Itulah nanti yang harus kita tularkan, yang harus kita edukasi, dan yang harus kita berikan pembelajaran terhadap lingkungan, untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat. Jadi, sasaraannya bukan hanya fisik, tetapi juga non fisik,” tegas Harianto.

Mewakili Walikota Sungai Penuh, Asisten Pemerintahan Sekda Kota Sungai Penuh, Muhammad,M.Pd dalam ekspose tentang kesiapan pelaksanaan TMMD ke-94 Tahun anggaran 2015 di Kota Sungai Penuh menuturkan, sasaran utama dalam TMMD ke-94 ini adalah Pertama, pembukaan jalan baru 5 x 2.600 M, kedua, perkerasan jalan 5 X 1.600 M, ketiga pasangan batu kali 2 x 40 x 3,5 M, dan gorong-gorong 3 unit. Sasaran tambahan adalah 1.Rehab dan pengecatan rumah adat 4 unit, pembuatan tugu TMMD ke-94 1 unit, pembuatan lapangan bola voli 1 unit, 4.Pengecatan Musholla 1 unit, dan 5.Normalisasi irigasi tersier + 150 M.

Selain pembangunan fisik, juga dilakukan pembangunan non fisik, yaitu penyuluhan Bela Negara, Hukum dan HAM, Perkoperasian desa, Kamtibmas dan narkoba, Kesehatan dan lingkungan, Fungsi hutan dan ekosistem lainnya, Pertanian dan perkebunan, Peternakan dan perkebunan, Ceramah agama. Juga kegiatan sosial, berupa Pelayanan KB dan kesehatan, Pengobatan, Khitanan massal, Ibadah bersama masyarakat, Olahraga bersama masyarakat, dan hiburan rakyat.

Dijelaskan oleh Asisten I Sekda Kota Sungai Penuh ini, sebanyak 150 orang pasukan TNI dikerahkan dalam TMMD ke-94 yang direncanakan diselenggarakan selama 21 hari, dari tanggal 7 Mei sampai dengan tanggal 27 Mei 2015 tersebut, dengan total anggaran Rp1 miliar.

Seluruh pasukan TNI tersebut akan menginap di rumah masyarakat setempat. Berbagai elemen masyarakat ikut serta dalam kegiatan TMMD, termasuk Pramuka, Ormas FKPPI, Pemuda Pancasila, Ormas PPM, dan Hansip.

Kakorda Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, Kol.Farid Makrup, Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, para pejabat terkait, dan para undangan lainnya turut serta dalam ekspose tersebut.(Lee)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar