Selasa, 11 November 2014

51 Persen Kebocoran di PDAM Tirta Mayang


Dewan Minta Perubahan SDM

JAMBI-Komisi II DPRD Kota Jambi yang baru terbentuk langsung melaksanakan tugas kerjanya. Untuk pertama kali, mitra kerja yang dijumpai adalah PDAM Tirta Mayang yang saat ini banyak mendapat sorotan di bidang pelayanan. Menurut Ketua Komisi B DPRD Kota Jambi, Suherman, saat ini 51 persen kebocoran terjadi di PDAM Tirta Mayang.

“Kalau dulu baru 40 an persen, kali ini 51 persen. Bukan menurun, malah lebih meningkat. Kata mereka itu dikarenakan ada perbedaan antara pemakaian dengan pembayaran oleh konsumen," terang Suherman, usai melaksanakan inspeksi mendadak di PDAM kemarin.


Menurut politisi Hanura ini, tidak mungkin kebocoran dikarenakan salah tera oleh petugas saja. Pasti ada kesalahan lainnya. Karena jika salah tera atau salah nilai, menandakan SDM petugas PDAM rendah.
Jika dahulu, katanya, kebocoran dikarenakan kualitas pipa yang tidak layak. Namun kali ini hal itu tidak menjadi permasalahan lagi. Karena PDAM telah melakukan rehabilitasi pipa sebanyak dua ribu meter. Namun itu juga dinilai masih belum cukup menyelesaikan kebocoran yang saat ini terjadi. 

Untuk pelayanan yang saat ini dinilai kurang baik, diakui oleh Suherman merupakan pekerjaan rumah (PR) dari PDAM yang harus dibenahi. Dan itu tidak bisa dilakukan oleh pejabat sementara yang saat ini disandang oleh direktur utama.

“Dirut kan masih Pjs, jadi belum bisa mengambil kebijakan. Kita tunggu hasil pemilihan yang tengah dilaksanakan oleh panitia seleksi. Kalau masih juga kurang baik, memang harus reformasi total di tubuh PDAM," pungkasnya. (oyi/lee)

Tidak ada komentar: