Sabtu, 08 Maret 2014

Menanti Dukungan Jaringan Telekomunikasi di Daerah


Pengumuman di Kompas 28 Feb 2014 Oleh Panitia Lomba Karya Jurnalistik dan Blogger Mahakarya Telkom Indonesia

Jelang Pemilu 2014


Pelaksanaan Pemilihan Umum 9 April 2014 tinggah 33 hari lagi. Suksesnya pelaksanaan Pemilu 2014 tidak terlepas dari dukungan operator telekomunikasi, misalnya Telkom Indonesia dan Telkomsel Indonesia. Dua operator ini merupakan regulasi jaringan telekomunikasi milik Bangsa yang diharapkan mendukung penuh pelaksanaan Pemilu 2014 mendatang.

ROSENMAN MANIHURUK, Jambi

Jaringan teknologi berbasis digital kini semakin memudahkan penggunanya berkomunikasi. Telekomunikasi tak lagi menjadi penghalang  bagi masyarakat perkotaan dan perdesaan saat ini. Hampir seluruh pelosok Indonesia sudah menembus jaringan telekomunikasi, khususnya jaringan digital seperti telepon gengam atau HP.

Perkembangan dunia telekomunikasi, seiring juga bertumbuhnya media social yang terdapat diberbagai sarana alat telekomunikasi HP dan sejenis lainnya. Pemanfaatan media social yang berbasis digital kini semakin memudahkan masyarakat mengetahui informasi lebih cepat.

Dukungan operator seluler, khususnya di Jambi dalam pelaksanaan Pemilu 2014 sangat diharapkan. Karena sarana telekomunikasi merupakan struktur pelaksanaan Pemilu 2014, mulai dari publikasi sosialisasi Pemilu 2014, serta pengiriman hasil pencoblosan Pemilu 2014 mendatang.


Kepala PT Telekomunikasi Jambi Ir I Nyoman Sri Karyana DMT mengatakan, pihaknya akan memaksimalkan layanan telekomunikasi di Provinsi Jambi. Telkom Pusat telah bekerjasama dengan KPU Pusat telah melakukan kerjasama terkait dengan kegiatan menjelang Pemilu 2014.

Sebuah MoU dengan PT Telkom ditandatangani oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maret 2013 lalu. Isi MoU secara garis besar menyangkut penyediaan dan pengoperasian jaringan dan jasa infokom oleh PT Telkom kepada KPU.

Jaringan dan pengoperasiannya itu diberikan kepada KPU untuk keperluan penyelenggaraan pemilihan umum 2004 di seluruh Indonesia, sampai tingkat kecamatan. Termasuk di dalam pelayanan tersebut adalah PT Telkom memberikan jasa infokom yang berupa komunikasi data dan suara.

Untuk melaksanakan MoU ini kedua pihak, KPU dan Telkom sepakat untuk menindaklanjutinya dengan perjanjian. Kedua pihak juga sepakat untuk membentuk sebuah kelompok kerja yang anggotanya dari kedua pihak.

MoU berlaku untuk masa 2 tahun sejak ditandatangani dan setelah itu bisa diperbarui atas dasar kesepakatan bersama. MoU ditandatangani oleh Ketua KPU Prof. Nazaruddin Sjamsuddin dan Dirut PT Telkom Kristiono, dan diberi nomor 44/15-A/III/2003. Naskah MoU selengkapnya silakan lihat Kesepakatan Bersama KPU dan Telkom.

Seperti dilansir www.kpu.go.id, Ketua KPU Pusat ketika menyatakan bahwa kerja sama dengan Telkom ini akan membantu KPU dalam menjalankan tugasnya menyelenggarakan pemilihan umum, apalagi jadwalnya dipercepat.

Dengan kerja sama ini, KPU berharap akan bisa mengerjakan pekerjaan-pekerjaan yang menggunakan dukungan teknologi informasi–seperti penghitungan suara, sehingga penyelesaiannya bisa lebih cepat.

Pada kesempatan terpisah Wakil Kepala Biro Lahtadalin Gutheng Prabowo mengatakan, dengan adanya kerja sama dengan Telkom, satu unsur untuk pembangunan jaringan WAN (wide area network), yang merupakan salah satu program penting KPU, sudah terpenuhi. Selanjutnya tinggal menunggu unsur lainnya seperti perangkat keras dan lunaknya.

Sementara itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika berharap kepada seluruh mitra kerja bekerja sama untuk turut membantu melakukan sosialisasi bagi suksesnya penyelenggaraan Pemilu 2014.

Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring mengatakan, khusus kepada para penyelenggara telelekomunikasi, harap dipastikan bahwa seluruh jaringan dan jasa telekomunikasi tetap berfungsi dengan baik selama menjelang berlangsungnya Pemilu 2014.

Kemudian beberapa minggu setelah itu bagi tujuan KPU, KPUD dan berbagai pihak terkait dengan penyelenggaraan Pemilu 2014 untuk melakukan komunikasi dan pengiriman data.

Terutama sekali, kepada penyelenggara telekomunikasi yang memperoleh kepercayaan dari KPU untuk menjadi penyedia jaringan dan jasa bagi pengiriman data dan dokumen Pemilu 2014 diharapkan tidak hanya mampu menjaga kualitas jaringannya, tetapi juga harus dipastikan mampu memperkecil kemungkinan adanya kendala keamanan baik akibat cyber attack maupun gangguan teknis lainnya.

Berharap dukungan penuh dari penyedia operator telekomunikasi di Provinsi Jambi, sehingga pemilu 2014 di Provinsi Jambi bisa berjalan dengan baik. Hal itu perting mengingat sejumlah desa di Provinsi Jambi masih sulit mengakses jaringan telekomunikasi. (*)

Tidak ada komentar: