Jumat, 28 Oktober 2011

Gubernur Jambi Ingatkan Penyuluh Jangan Jadi Tim Sukses Pemilukada


Jambi, Batak Pos

Gubernur Jambi H.Hasan Basri,MM mengingatkan agar jangan terulang kembali petugas penyuluh pertanian menjadi tim sukses pada pemilihan kepala daerah. Jumlah penyuluh pertanian di Provinsi Jambi kini sangat minim.

Hal itu dikemukakan Hasan Basri Agus usai membuka acara apresiasi peningkatan kompetensi Kepala Balai Penyuluhan se-Provinsi Jambi dan Pelantikan Pengurus Komisi Penyuluhan Provinsi (KPP) Jambi, Selasa (25/10).

“Kita harapkan para Bupati/Walikota se-Provinsi Jambi untuk memperhatikan para penyuluh pertanian ini. Sebab selama ini banyak penyuluh pertanian yang menjadi tim sukses, begitu menjadi Bupati atau Walikota banyak yang beralih tugas dari penyuluh menjadi staf. Bahkan ada diangkat Camat. Kita harapkan hal ini tidak terulang lagi. Banyak cara untuk membalas budi mereka dengan meningkatkan mungkin uang insentif mereka, dan uang jalan,”katanya.

Disebutkan, jumlah penyuluh pertanian kini mengalami penurunan. Kedepan harus dibentuk Sekretariat Penyuluh yang diharapkan dapat meningkatkan hasil pertanian dan meningkatkan kualitas dan kuantitasnya.

“Sekretariat penyuluh baru dibentuk dengan perda, dan kita harapkan ke depan para penyuluh ini semakin berfungsi dan kita tahu kebutuhan akan penyuluhan pertanian ini sangat strategis untuk meningkatkan hasil pertanian dan meningkatkan kualitas serta kuantitasnya,”kata Hasan Basri Agus.

Menurut Hasan Basri Agus, penyuluh pertanian ini bukan hanya tugas pemerintah provinsi saja namun termasuk tugas pemerintah pusat sebab menyangkut kualitas.

“Sesuai harapan Presiden SBY, untuk bisa surplus beras khususnya di sektor pertanian sampai 10 juta ton itu diharapkan sampai tahun 2014 itu tugas kita ke depan. Kita kumpulkan para penyuluh se- Provinsi Jambi sebagai awal dari kemajuan pertanian di Provinsi Jambi,”katanya.

Disebutkan, masalah pupuk juga menjadi persoalan serius yang tidak selesai hingga kini. “Saya mencoba dari pihak asisten sebai ketua penanggulangan pupuk ini kita minta supaya adakan studi banding dengan provinsi lain. Kenapa di tempat lain pupuknya tercukupi, kita mengalami kesulitan antara pupuk subsidi dengan pupuk tidak subsidi,”katanya.

Menurut Gubernur Jambi, Komisi Penyuluhan Provinsi sebagai lembaga penyuluhan independent bertugas memberikan masukan kepada pemerintah daerah diharapkan lebih diberdayakan secara optimal, begitu juga dengan Balai Penyuluhan di tingkat kecamatan.RUK

Tidak ada komentar: