Sabtu, 28 Juni 2014

Generasi Pesantren Perbaiki Kemerosotan Moral



   
Muarojambi - Generasi pesantren diharapkan mampu memperbaiki kemerosotan moral anak bangsa yang kini semakin memprihatinkan. Menjawab kegelisahan akan merosotnya moral anak bangsa itu, tamatan pesantren mampu untuk terus menuntut ilmu dengan harapan menjadi insan panutan dalam berperilaku untuk memperbaiki kemerosotan moral bangsa dengan kualitas ilmu mereka.

Hal itu dikatakan Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Kailani saat acara wisuda Pondok Pesantren Jauharul Falah Al Islamy Muarojambi, Kamis (26/6). “Dapat memperbaiki keterpurukan moral yang kita hadapi saat ini, pesantren salah satu solusinya,” katanya.

Disebutkan, peningkatan kualitas ilmu bagi generasi muda merupakan hal yang harus dilakukan agar menjadi pemimpin di masa depan yang mampu menghadapi kemerosotan moral.

Kehadiran pesantren sebagai lembaga pendidikan saat ini harus mampu menjadi motivator dalam membangun integritas manusia Indonesia sebagai manusia yang beriman dan bertaqwa.

Ketua Yayasan Pondok Pesantren Jauharul Falah Al Islamy Toni Fadliansyah SPdI, menyampaikan harapan kepada santri yang telah menamatkan masa pendidikan terus menimba ilmu yang bermanfaat bagi masyarakat maupun bagi diri pribadi.

“Teruslah menuntut ilmu yang lebih tinggi agar berguna bagi agama, bangsa dan negara,” katanya. Acara Haflah dan Wisuda Santri Angkatan V berjumlah 117 orang menjadi harapan bagi orang tua untuk menjadi pemimpin masa depan yang berakhlak mulia.(lee)  

Tidak ada komentar: