Kamis, 13 Februari 2014

WAGUB HARAP PERS JAMBI BERPERAN LEBIH BAIK LAGI DALAM MEMBANGUN JAMBI

JAMBI-Kota Bengkulu (Humas Pemprov Jambi), Wakil Gubernur (Wagub) Jambi, H.Fachrori Umar berharap agar pers di Provinsi Jambi berperan lebih baik lagi dalam membangun dan memajukan Provinsi Jambi. Harapan tersebut dikemukakan oleh Wagub dalam Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2014 Bengkulu, bertempat di Benteng Malborough Bengkulu, Kelurahan Malborough, Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu, Minggu (9/2).

"Selama ini, alhamdulillah, kerjasama (pemerintah dan media di Provinsi Jambi) berjalan cukup baik. Kita mengharapkan agar kedepan berjalan lebih baik kagi, sehingga Provinsi Jambi lebih maju lagi demi mewujudkan Jambi EMAS (Ekonomi Maju, Aman, Adil, dan Sejahtera" ujar Wagub.
Wagub juga mengharapkan agar pes nasional lebih berkembang dan lebih maju lagi.

Selain itu, berkaitan dengan pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2014, Wagub berharap supayap pers turut berkontribusi dalam mengupayakan terlaksananya Pemilu yang aman, tertib, lancar, dan damai, serta agar berita dan tulisan-tulisan pers mendorong masyarakat yang sudah memenuhi persyaratan untuk menggunakan hak pilihnya atau memilih. 

Wagub menambahkan, selain mengikuti HPN Tahun 2014 Bengkulu, Pemerintah Provinsi Jambi juga turut berpartisipasi mengikuti pameran stan dalam rangka even HPN ini.

Untuk diketahui, puncak Peringatan HPN Tahun 2014 Bengkulu ini diselenggarakan di Benteng Malborough, warisan sejarah peninggalan kolonialisasi Inggris dibawah kepemimpinan Raffles di Provinsi Bengkulu.

Dalam puncak Peringatan HPN Tahun 2014, Presiden Republik Indonesia (RI), H.Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyatakan, Provinsi Bengkulu akan menjadi rantai peningkatan konektivitas koridor Sumatera dalam Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI), sehingga Provinsi Bengkulu yang dulu terkenal terisolasi akan menjadi accessible (terbuka).

SBY mengungkapkan, tahun 2014 ini akan ada eksplorasi minyak dan gas di Bengkulu, yang diharapkan dapat meningkatkan perekonomian Provinsi Bengkulu.

SBY meninta seluruh pejabat Bengkulu untuk terus berinovasi dan terus bekerja.

Berkaitan dengan kebebasan pers di Indonesia, SBY mengatakan bahwa kemerdekaan pers telah benar-benar hadir di Indonesia. "Kemerdekaan Pers telah benar-benar hadir di negeri ini, mari kita jaga kebebasan Pers," himbau Presiden.

SBY mengatakan bahwa pers yang merdeka sebagai pengawal dan pengawas demokrasi.

SBY menekankan, dalam pemberitaan yang disajikan pers, supaya pers benar-benar menerapkan prinsip fair and balance, serta cover both side (adil dan berimbang serta mengkover kedua sisi).

Selanjutnya, tentang Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2014, SBY menyarankan agar pers dan media ikut menguji apakah janji-janji politik yang diberikan realistis.

Ketua Dewan Pers Indonesia, Bagir Manan, dalam sambutannya mengharapkan agar pers dan media tidak tenggelam dalam ayunan kegiatan politik dalam tahun politik tahun 2014 ini.

Bagir Manan mengungkapkan, sehubungan dengan banyaknya bencana alam di iIndonesia akhir-akhir ini, pers telah memberitakan berbagai bencana dengan berita yang diharapkan tidak hanya menginformasikan, namun juga menumbuhkan simpatik, senasib sepenanggungan, semangat, dan saling membantu.

Bagir Manan menegaskan bahwa pers yang merdeka jauh lebih berguna daripada pers yang terbelenggu.

Dikatakan oleh Bagir Manan, dalam pemberitaan pers, terkadang ada efek sampingan yang eksesif bagi pemerintah, termasuk bagi presiden, namun efek sampingan itu akan memperkaya cakrawala dan wawasan. "Tak selamanya mendung itu kelabu," sebut Bagir Manan.

"Tidak ada pemimpin yang gagal 100%, dan tidak ada pula pimpinan yang berhasil 100. Salah satu yang dianggap keberhasilan SBY adalah telah berusaha semaksimal mungkin, sekuat tenaga untuk mengkonsolidasikan demokrasi yang tidak hanya memberikan kebebasan namun juga memberikan tanggung jawab," lanjut Bagir Manan.

Selanjutnya, Bagir Manan memberikan pernyataan-pernyataan yang menggugah dan inspiratif tentang Pemilihan Umum Tahun 2014.

Gubernur Bengkulu, H.Junaidi Hamsyah, dalam sambutan selamat datangnya menyatakan, keinginan Bengkulu menjadi tuan rumah HPN sangat kuat, karena momen ini diyakini tidak hanya seremonial, namun juga bisa menggerakkan ekonomi dan meningkatkan kemajuan daerah, melalui ekspose potensi daerah.

Junaidi Hamsyah menjelaskan berbagai upaya percepatan pembangunan yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu.

Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Margiono, dalam laporannya menyampaikan, pers berpartisipasi dalam penanggulangan dampak bencana, yakni melalui pemberitaan yang mengugah semangat dan menggerakkan sumber daya dan akses untuk bantuan bagi para korban bencana alam.

Margiono menyoroti bahwa dalam puncak Peringatan HPN Tahun 2014 ini, pemilik pers yang terjun ke dunia politik tidak ada yang hadir.

Margiono menuturkan, dalam HPN Tahun 2014 ini dilakukan rangkaian kegiatan, diantaranya seminar pers, literasi media, dan peresmian perpustakaan pers.

Margiono mengungkapkan, karena peringatan HPN Tahun 2014 ini merupakan HPN terakhir yang dihadiri SBY dalam kapasitasnya sebagai Presiden RI, Margiono menyatakan bahwa PWI memberikan kado bagi SBY, yakni dianugerahi sebagai "Sahabat Pers."

Dikatakan oleh Margiono, dalam HPN ini akan dilakukan peluncuran workshop (pelatihan) jurnalistik di Palembang, sebagai kelanjutan dari Sekolah Jurnalistik Indonesia (SJI).

Ketua Umum PWI Pusat ini menuturkan, SJI dan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang dicanangkan di Palembang tahun 2010 tetap dilanjutkan, dan dengan adanya UKW tersebut, saat ini sudah lebih dari 5.000 orang wartawan yang memiliki sertifikat pers.

Pada kesempatan tersebut dilaksanakan penandanganan empat Nota Kesepahaman (MoU), yaitu : 1.MoU PWI dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI tentang Peningkatan Profesionalisme Jurnalis melalui Pendidikan, 2.MoU PWI dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) tentang Pemberantasan Penggunaan dan Peredaran Illegal Narkotika Melalui Pemberitaan Pers, 3.MoU PWI dengan Artha Graha Peduli tentang Peningkatan Kompetensi Jurnalis dan Peningkatan Kepedulian Lingkungan, dan 4.MoU PWI dengan Universitas Missouri, Amerika Serikat tentang Peningkatan Profesionalisme Jurnalis.

Selain itu, dilakukan penandatanganan MoU oleh PWI Pusat dengan 1. Bank Rakyat Indonesia (BRI), 2. Bank Mandiri, 3. Human Capital and Corporate Garuda Indonesia, dan 4. Trans Corp tentang Media Litarasi.

Selanjutnya, dilakukan pemberian hadiah secara simbolis kepada para pemenang Notonagoro Award Tahun 2014, serta pemberian penghargaan kepada Alex Nurdin, Gubernur Sumatera Selatan sebagai Pelopor Pelatihan Wartawan, dimana SJI pertama diselenggarakan di Palembang Pada tahun 2010 yang lalu.

Turut hadir dalam acara tersebut, Ibu Negara Indonesia, Hj.Ani SBY, beberapa orang Menteri Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II dan rombongan, para gubernur atau yang mewakili se Indonesia, para pejabat dari Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Pemerintah Kota Bengkulu, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Jambi, Hendrizal, S.Pt, MM, serta para undangan lainnya. (Mustar Hutapea-Humas Provinsi Jambi)

Tidak ada komentar: