Kamis, 11 Februari 2010

2 Rumah dan Enam Pintu Rumah Bedeng di Belakang RS Tentara Jambi Ludes Terbakar

Jambi, BATAKPOS

Sebanyak enam pintu rumah bedang di belakang Rumah Sakit Bratanata (DKT-Tentara), Jalan Orang Kayo Hitam, Rt 01, Kelurahan Sulan Jana, Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi, ludes dilalap sijago merah, Kamis (4/2) sekitar pukul 16.15 WIB. Dugaan sementara api besaral dari arus pendek listrik. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut.

Menurut Ketua Rt 05 Rt 01, Kelurahan Sulan Jana, Seno Sumitro kepada BATAKPOS di lokasi kejadian mengatakan, api berasal dari rumah bedeng Ratna Nilam. Saat kejadian hanya dihuni pembantu Ratna. Api berhasil dipadamkan setelah mengerahkan Sembilan unit mobil pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Jambi dibantu warga sekitar.

Menurut Retno, api sulit dipadamkan karena angina kencang sehingga api merambat ke pintu bedeng sebelah. Warga juga berusaha memadamkan api dengan mengambil air dari selokan dekat lokasi kebakaran.

Kepala Kantor Dinas Pemadam Kebakaran Kota Jambi, A Ridwan dilokasi kejadian mengatakan, Sembilan unit mobil pemadam dikerahkan kelokasi kebakaran. Menurutnya api berhasil dipadamkan sejam kemudian.

Kapoltabes Jambi, Kombes Pol Bobby Adoe yang berada dilokasi kebakaran mengatakan, pihaknya langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Pihaknya belum bias memastikan penyebab kebakaran. Namun kuat dugaan api akibat arus pendek listrik.

Wakil Walikota Jambi, Sum Indra yang ikut memantau pemadaman api kepada BATAKPOS mengatakan, pihak pemadam kebakaran kesulitan melakukan pemadaman karena lokasi sempit.

“Ini merupakan pemukiman padat jaman dulu. Jadi tata ruang pemukimannya masih semwarut. Ini tidak mungkin dirubah. Hanya sarana dan prasarana petugas Pemadam Kebakaran Kota Jambi yang perlu kita maksimalkan,”katanya.

Menurutnya, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Jambi hanya memiliki 9 unit mobil damkar dan hanya 4 yang laik pakai. Pihaknya akan menambah mobil damkar pada APBD Perubahan 2010 Kota Jambi.

Pemerintah Kota Jambi juga akan membangun hidran air di pemukiman penduduk jalan sempit guna mengantisipasi kejadian kebakaran yang sulit terjangkau mobil damkar.

Hingga berita ini diturunkan, para penghuni rumah bedeng tersebut masih membersihkan puing-puing bekas kebakaran. Penghuni bedeng yang terbakar yang mayoritas etnis Tionghoa tersebut, kini mengungsi ke rumah sanak saudaranya. ruk

Tidak ada komentar: