Halaman

Senin, 28 Oktober 2019

Komet and Friends (Pematang Raya) Juara I Cover Lagu "Patungung Simalungun"

Komet & Friends | Lomba Cover Lagu Patunggung Simalungun. (Foto Kolase Youtube)

Beritasimalungun, Jakarta-Pengumuman Lomba Cover Lagu "Patunggung Simalungun" Ciptaan Agus Erdiman Purba untuk seluruh kategori telah diumumkan pada malam Konser "Nyanyian Rakyat Simalungun" yang dikemas oleh Patunggung Simalungun dengan membawakan Konsep dari Setia Dermawan Purba dari USU Medan di Gedung Setia Mekar Wijaya, Jakarta Sabtu, 26 Oktober 2019. Juara 1 adalah Komet and Friends (Pematang Raya) dengan total hadiah Rp 15 Juta.

"Komet & Friends, wah...wah...!!! Kehadiran Komet And Friends pada lomba lagu Patunggung Simalungun ini membuat ajang lomba agak sedikit heboh. Genre rock yang disajikan Komet & Friends pada lagu Patunggung Simalungun membuat lagu tersebut terasa menggebrak suasana, membuat Simalungun yang lampae-lampei terkesan garang," tulis  Radesman Saragih mengomentari Video Youtube Komet and Friends, Kamis (24/10/2019).


Menurut  Radesman Saragih yang juga pencipta lagu dan penggiat seni ini,  Genre rock dalam lagu ini sangat pas untuk orang-orang muda milenial. Kendati menonjolkan rock, Komet & Friends juga mampu menyuguhkan irama Simalungun asli pada bagian interlude lagu ini. 

"Suatu paduan musik cadas dan lembut yang menyatu dalam balutan tata musik anak muda Simalungun. Namun kematangan vokalis rocker Simalungun Komet & Friends kurang dumbui suara serak seperti biasanya lagu rock," ujar Radesman Saragih, alumni PGKPS bandung ini. 

Disebutkan, kendati menarik dan sedap di telinga anak muda, namun lagu Patunggung Simalungun sajian Komet & Friends ini kurang mampu menggugah perantau untuk membangun kampung halaman. Karena pesan lagu kurang sepadan dengan genre musik rock. 

"Kemudian dengan genre musik rock video klip Komet & Friends ini juga mestinya menggarap sedikit bukit-bukit cadas Simalungun di pesisir Danau Toba wilayah Simalungun seperti tebing-tebung di Haranggaol, Hutaimbaru, Nagori, Tigaras dan tempat lain agar terasa cadasnya atau kerasnya tantangan pembangunan Simalungun yang mesti diperhatikan perantau asal Simalungun dan masyarakat Simalungun sendiri. Allround, Komet & Friends pantas masuk pentas lima besar juga," kata Radesman Saragih, pencipta lagu 'Pesta Kuria" ini. 

Komet and Friends (Pematang Raya)

Berikut Ini Narasi yang dikutip dari akum FB Uttok Sondi (Julvanal Sinaga):

Selamat Juara 1 Lomba Cover Lagu Patunggung Simalungun.
➖➖➖
"JUARA LOMBA COVER"
➖➖➖
Sabtu 26 Oktober 2019 adalah malam Nyanyian Rakyat Simalungun yang dikemas oleh Patunggung Simalungun membawakan Konsep dari Bp. Setia Dermawan Purba dari USU Medan.

Sekaligus juga Pengumuman Lomba Cover Lagu Patunggung Simalungun untuk seluruh kategori.

Nah.. Siapa saja yang berhak memenangkan Hadiah Besar itu?

Juara 1 : Komet and Friends (Pematang Raya)
Juara 2 : Simba (Bali)
Juara 3 : Hobaskon (Bandung)
Juara 4 : Ruth Rumapea


Kategori:

Best Arr : Gocci Band (Jakarta)
Juara Favorit :
Simba (Bali)
 Best Video : Mika Sipayung (Jogja)

Semua keputusan JURI Mutlak, dan sudah atas kesepakatan dengan pertimbangan dan tidak ada Intervensi dari mana pun. Mohon maaf kalau ada hal-hal yang tidak berkenan untuk seluruh peserta Cover, Panitia menyampaikan permohonan Maaf.

Diateitupa untuk seluruh peserta dimana pun berada, Semoga lebih baik lagi, lebih Sukses dan selalu Terbaik.
TERIMA KASIH & SELAMAT

Keluarga besar komunitas Patunggung Simalungun mengucapkan terima kasih kepada semua tamu yang hadir pada acara Nyanyian Rakyat Simalungun, Sabtu, 26 Oktober 2019 di Gedung Setia Mekar Wijaya. Diantaranya ada rombongan pengurus perkumpulan marga tingkat Jabodetabek, perwakilan PMS dan IKEIS, para pemesan tempat duduk via online, para finalis Lomba Cover Lagu Patunggung Simalungun.

Terima kasih khusus untuk bapak Bupati Simalungun Dr. JR Saragih, SH. MM beserta rombongan yang telah bersedia hadir dan memberikan partisipasi walau undangan kami kirimkan waktunya sangat mepet dengan hari pelaksanaan acara.

Laporan ibu bendahara kami, semua hadiah untuk para pemenang sudah terkirim ke rekening masing-masing sore tadi.

Syukur, tidak sampai lewat 24 jam apalagi berbulan-bulan seperti yang pernah dialami di event lain. Jika ada diantara pemenang yang belum menerima, harap hubungi kami.

Terima kasih juga kepada Bapak Drs. Setia Dermawan Purba, M.Si beserta tim dari IMAS-USU dan HIMAPSI yang telah menunjukkan kepada kami yang tinggal di Jabodetabek ini seni budaya Simalungun khususnya yang telah langka dipertunjukkan.

Terima kasih juga untuk semua pengisi acara yang telah memberikan penampilan terbaiknya. Antara lain #ErikZent feat Panda Parulian Saragih, #RandoSembiring, #SumaniPurba, #LandurVoice, #NuriatiGirsang (#Nunung), #PalapaTrio, serta #YogiPurba dan band pengiring #LaitaBand yang semuanya marga Purba Tambak walau cuma #RoiJosen satu-satunya yang asli.

Totapma Patunggung Simalungun.

Etah.. Etah.. Etah.. Hobaskon ‼️

Elisben Purba Dasuha, Coriana Julvida Saragih, Raymanto Marhaendi Saragih, Fride Rosemary, Fredel Purba, Oshin Osda Sinaga, Anne Purba, Alent Cleo Sidadolog, Triadil Saragih, Alfredo Andy P Sigumonrong, Jan Roi Purba, Rofin Siboro, Irfan Raviandi, Satriadi Situmorang, Jhon Mejer Purba, San Fransisco S Garingging, Jerry Sigumonrong, Barisman Saratur, Bismarck Purba Dasuha, Toddy Purba, @Satiaman Sipayung, Julvanal Sinaga .(*/Lee)





Sumber: Beritasimalungun.com

Rabu, 23 Oktober 2019

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Foto FB
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh.

Acara  Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) ini dihadiri langsung oleh Inang Ny St RK Purba Pakpak PBr Sitepu, Putrinya Martha Purba, Maria Magdalena Purba, Cristine Purba dan menantu Shinta Br Haloho dan sejumlah keluarga dekat di Nagori Hinalang seperti Sonie Bona Purba dan Inang Pdt Jhon Rickky R Purba MTh / M Br Saragih.

Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” ini semoga selesai sesuai yang telah direncanakan segenap keluarga Besat (Alm) St RK Purba Pakpak. 

Sementara menurut Petrus H Purba “Monumen Makam Hinalang” sudah didesain oleh Jimmy Purba (Arsitek dari Bandung) dibawah bendera PT Hema Cipta Kreastika (HEPTA Design) sejak Juli 2018 sesuai dengan permintaan Alm St RK Purba Pakpak semasa sakit dulu. “Makam Hinalang” ini akan segera dibangun dengan Desain Ramah Sosial Seni Adat Budaya Simalungun. 

Seperti diketahui, St RK Purba Pakpak Tutup Usia di Ruang ICU Rumah Sakit Siloam Jambi, Senin 17 Juni 2019 sekira Pukul 18.26 WIB. Pesta Adat Sayurmatua St RK Purba Pakpak dilaksanakan di Jambi, Rabu 20 Juni 2019.

Riwayat singkat Bapa “Sayur Matua” Almarhum St Raja Kumpul Purba Pakpak, anak ke lima dari 7 bersaudara dari Bapa (Alm) Hakim Huta Purba Pakpak, Tinubuhkon ni Inang America Br Sinaga. Namarsanina (Bersaudara) 7 orang, dua laki-laki, lima perempuan.

Saudara laki-laki (Abang) Thomas Purba Pakpak (+)/ Br Damanik (+), St RK Purba Pakpak (+)/ P Br Sitepu. Lima saudara perempuan yakni 1.Tarlinan Br Purba (+)/ menikah dengan Marga Saragih, 2.Tiama Br Purba menikah dengan marga Munthe, 3. Marianan Br Purba menikah dengan marga Silalahi, 4. Likertina Br Purba (+) menikah dengan marga Situmorang, 5. Kosna Br Purba menikah dengan Marga Sipayung.

St Raja Kumpul Purba Pakpak lahir di Hinalang, Simalungun pada tanggal 12 Februari 1939. Menikah dengan P Br Sitepu dari Kabanjahe, Karo, 27 Februari 1969 dan dikarunia 5 anak (1 laki-laki, 4 perempuan).

Anak 1.Martha Sri Ulina Purba menikah dengan marga Napitupulu dikarunia 2 anak (1 laki-laki, 1 perempuan), 2.Maria Magdalena Purba SE MBA menikah dengan  St Awal JD Damanik SE MM dikarunia 3 anak (satu perempuan 2 laki-laki), 3.Petrus Hilman Dapot Tuah Purba BBA menikah dengan Anastasia Triana Ramasinta Br Haloho ST dikarunia 3 anak ( 2 laki-laki, 1 perempuan), 4.Christina Gloria Purba BBA menikah dengan Ir Pontas Sitanggang MM dikarunia 4 anak ( 1 laki-laki 3 perempuan), 5.Monica Tri Octoria Purba SE MSc. 

Jadi Pinompar (Keturunan) seluruh Bapa “Sayur Matua” St RK Purba Pakpak 21 orang dan Pahompu (Cucu) 12 orang.

Sementara Jemaat GKPS Jambi, Majelis dan Fulltimer GKPS Resort Jambi ikut memberangkatkan dalam Doa Rombongan Keluarga Besar St RK Purba Pakpak untuk mengusung Jenazah (Alm) St RK Purba Pakpak (Op Samuel Doli) untuk dimakamkan di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Sumut, Kamis 20 Juni 2019 Sekira Pukul 04.00 WIB dari Rumah Duka, Telanaipura Kota Jambi. Doa pemberangkatan oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh.

Setidaknya ada 89 orang Anggota Rombongan Keluarga Besar St RK Purba dari Jambi yang ikut mengusung Jenazah Alm St RK Purba dengan menggunakan Pesawat Carteran (Sriwijaya Air) dengan Nomor Penerbangan SJ 8871-Jambi-Kualanamu.

Dalam perjalanan, Jenazah Almarhum St RK Purba Pakpak dibawa ke SPBU Lau Gendek, Berastagi untuk mengenang jejak usaha Almarhum St RK Purba semasa hidupnya. Rombongan juga beristirahat sebentar dan Seluruh Karyawan SPBU Lau Gendek Berastagi menyampaikan penghormatan terakhir kepada Almarhum St RK Purba.

Sekira Pukul 11.30 WIB Kamis 20 Juni 2019, Rombongan dari Jambi tiba di depan Gereja GKPS Hinalang dan disambut oleh Pimpinan, Majelis, Jemaat GKPS Hinalang dan Seribuan masyarakat Hinalang dan sekitarnya. Sebagai mewakili keluarga besar Alm St RK Purba adalah Pdt JK Purba/ Inang Br Damanik. Suasana duka mendalam menyelimuti GKPS Hinalang yang dihadiri seribuan masyarakat Hinalang sekitarnya.

Acara Penguburan ini juga dipimpin oleh Sekjen GKPS Pdt Dr Paul Unrich Munthe. Rangkaian Penguburan yakni “Itantan Batang”, Bernyanyi Haleluya No 170: Ayat 1-2, Paragendaon Oleh Pdt Paul Ulrich Munthe, Bernyanyi Haleluya No 136: Ayat 1, Tonggo Riap/Pasu-Pasu (Doa Berkat), Bernyanyi dari Haleluya No 136: Ayat 2-3 dan terakhir pemberitahuan dari Pimpinan Majelis GKPD Hinalang St Junahari Lingga. (Asenk Lee Saragih)
“Monumen Makam Hinalang” sudah didesain oleh Jimmy Purba (Arsitek dari Bandung) dibawah bendera PT Hema Cipta Kreastika (HEPTA Design). Dok Petrus Purba

“Monumen Makam Hinalang” sudah didesain oleh Jimmy Purba (Arsitek dari Bandung) dibawah bendera PT Hema Cipta Kreastika (HEPTA Design). Dok Petrus Purba

“Monumen Makam Hinalang” sudah didesain oleh Jimmy Purba (Arsitek dari Bandung) dibawah bendera PT Hema Cipta Kreastika (HEPTA Design). Dok Petrus Purba

“Monumen Makam Hinalang” sudah didesain oleh Jimmy Purba (Arsitek dari Bandung) dibawah bendera PT Hema Cipta Kreastika (HEPTA Design). Dok Petrus Purba







“Monumen Makam Hinalang” sudah didesain oleh Jimmy Purba (Arsitek dari Bandung) dibawah bendera PT Hema Cipta Kreastika (HEPTA Design). Dok Petrus Purba

“Monumen Makam Hinalang” sudah didesain oleh Jimmy Purba (Arsitek dari Bandung) dibawah bendera PT Hema Cipta Kreastika (HEPTA Design). Dok Petrus Purba

“Monumen Makam Hinalang” sudah didesain oleh Jimmy Purba (Arsitek dari Bandung) dibawah bendera PT Hema Cipta Kreastika (HEPTA Design). Dok Petrus Purba

“Monumen Makam Hinalang” sudah didesain oleh Jimmy Purba (Arsitek dari Bandung) dibawah bendera PT Hema Cipta Kreastika (HEPTA Design). Dok Petrus Purba

 Gallery Foto Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019).

Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Foto FB

Peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019).

Peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019).



Peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019).

Peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019).
Rombongan Menikmati "Sturbak" Hinalang
Rombongan Menikmati "Sturbak" Hinalang
Rombongan Menikmati "Sturbak" Hinalang
           
Sumber: Beritasimalungun.com

Minggu, 20 Oktober 2019

Ikan Bawal Seberat 9 KG Dapat (Tabu-tabu) di Danau Toba Hutaimbaru Simalungun

Pada Sabtu pagi (19/10/2019) "Tabutabu" milik St Berlin Manihuruk berhasil mendapat (strike) Bawal seberat 9Kg. (Foto copas@andrianaGirsang).
Hutaimbaru-Istilah di kampungku Hutaimbaru, Kecamatan Pamatang Silimahuta, Kabupaten Simalungun namanya "martatabu",(berupa pancing pake pelampung botol bekas plastik yang ditajur di Danau Toba kurang lebih 15meter dari dasar danau).

Jika "tabu-tabu" ini dimakan ikan, pelampung botol plastik bekas yang dikaitkan di sebuah tajur bambu kecil (arung-arung bahasa di kampungku) akan dibawa ikan ke tengah danau.

Kemudian sipemilik "Tabu-tabu" akan mengejar pelampung itu dan menariknya dengan perlahan-lahan dengan memiliki keahlian khusus menarik "tabu-tabu". 

Ikan yang dapat ada ikan mas, ikan nila, ikan tawes, ikan bawal. Tak semua orang tua bisa merakit pancing "tatabu" ini. 

Salah satu warga Dusun Hutaimbaru yakni St Berlin Manihuruk/ Anta BR Damanik ahli dalam "martabutabu" ini. Pada Sabtu pagi (19/10/2019) "Tabutabu" milik St Berlin Manihuruk berhasil mendapat (strike) Bawal seberat 9Kg. (Foto copas@andrianaGirsang). (Timbul Saragih)