Jumat, 11 Juli 2014

Grand Nusa Indah Tawarkan Konsep Modern Tunggal

Perumahan Grand Nusa Indah yang berlokasi Jalan Tp Sriwijaya Pagar Drum 16 Kota Jambi tepat di Samping SMA N 11 Kota Jambi.
JAMBI-Masyarakat Jambi saat ini mulai melirik hunian di areal perumahan yang memiliki konsep tunggal. Ini pun menjadi motivasi tersendiri bagi para developer untuk terus mengembangkan bisnis perumahan. Dengan menampilkan berbagai konsep menarik yang mampu mengundang daya tarik masyarakat.

Hampir di seluruh pinggiran Kota Jambi dipenuhi dengan bangunan perumahan. Salah satu perumahan yang mulai berkembang adalah perumahan Grand Nusa Indah yang berlokasi Jalan Tp Sriwijaya Pagar Drum 16 Kota Jambi tepat di Samping SMA N 11 Kota Jambi.

Marketing Eksecutif perumahan Grand Nusa Indah, Edi Santoso kepada Harian Jambi mengatakan, Perumahan Grand Nusa Indah merupakan perumahan yang bernaung di PT Agung Bumi Sentosa (PT ABS). Perumahan Grand Nusa Indah mulai dibangun bulan April tahun 2013 yang lalu. 

 “Perumahan ini dibangun pada bulan 4 tahun 2013, di bawah naungan PT ABS. PT ABS adalah salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pengembangan perumahan. Perusahaan ini juga merupakan salah satu perusahaan yang cukup besar di Kota Jambi. Beberapa perumahan yang dibangun oleh PT ABS ini di antaranya Perumahan Safirai Residence yang didirikan pada tahun 2011,” ujar pria kelahiran 2 Juni 1985.


Perumahan ini berlokasi di kawasan Pasir Putih Kota Jambi. Ada juga Perumahan Villa Permata Purnama yang dibangun pada tahun 2012. Perumahan ini berlokasi di Jalan Purnama Mayang Kota Jambi. Terakhir, PT ABS membangun perumahan Grand Nusa Indah di kawasan Pagar Drum Kota Jambi.

“Dan dalam waktu dekat PT ABS kembali akan membangun perumahan di dua lokasi yang berbeda. Salah satunya adalah di kawasan Kotabaru Kota Jambi,” ujarnya. 

Kelebihan Nusa Indah

Edi Santoso
Grand Nusa Indah merupakan salah satu perumahan yang penempatanya sangat startegis. Salah satu keunggulan dari perumahan Grand Nusa Indah ini, memiliki jarak  tempuh ke pusat Kota Jambi hanya berkisar 1 kilometer. Dekat dengan salah satu pusat perbelanjaan terbesar yakni Jambi Town Square (Jamtos). “Perumahan ini strategis kok, hanya satu kilometer perjalan ke Jamtos,” ujarnya.

Dijelaskannya, bahwa Jalan TP Sriwijaya atau yang dikenal dengan Pagar Drum merupakan jalan lintas dari jalan lingkar menuju kawasan Mayang dan Sipin. Kawasan ini juga merupakan salah satu kawasan pusat Kota Jambi, yang saat ini perkembangan atau pertumbuhan kawasannya cukup maju dengan pesat. 

Hal ini ditandai dengan bermunculnya perumahan maupun ruko-ruko yang baru dibangun. Tingginya pertumbuhan bangunan di kawasan ini menjadikan kawasan ini merupakan suatu indikasi kuat bagi perkembangan dunia property. 

“Lokasi perumahan sanagt strategis dekat dengan pusat kota. Apalagi kawasan mayang, yang saat ini juga perkembanganya sangat pesat di bidang pembangunan perumahan dan ruko,” ujarnya.

Sentra Komersial

Edi sangat optimis bahwa normalisasi Jalan Lingkar akan memancing perkembangan kawasan perumahan Grand Nusa Indah. Karena dalam waktu dekat jalan lingkar yang dulu sepi akan berubah menjadi sentra komersial baru. “Saya yakin kawasan ini akan berkembang menjadi sentra komersial  baru,” ujarnya.

Grand Nusa Indah hadir dengan konsep bangunan moderen minimalis, yang bangunanya pun tidak sama dengan perumahan di Jambi pada umumnya. Perumahan ini memiliki bangunan tunggal, yang masing-masing memiliki luas tanah sebesar 105 meter persegi. Selain itu, masing-masing bangunan rumah memiliki tanah lebih yang lebar 7 meter dan panjangnya 3 meter. 

“Luas tanah rumah 105 meter, lebih tanah setiap bangunan lebar 7 meter panjang 3 meter. Grand Nusa Indah memiliki dua tipe bangunan rumah, yaitu bangunan rumah tipe 40 dan tipe 52. Yang membedakan hanyalah luas tanah dan bangunan rumah. Secara konsep bangunan perumahan ini sama. Perumahan ini ada dua tipe, ada tipe 40 ada tipe 52, tapi konsepnya sama saja, sama-sama minimalis,” ujarnya.

Perumahan ini hadir di kalangan masyarakat Jambi, untuk memwujudkan impian masyarakat yang ingin memiliki rumah yang modern dengan harga yang terjangkau. Grand Nusa Indah merupakan perumahan yang sangat murah di kelasnya, yang hargaynya di bawah Rp 200 juta.

“Harga untuk perumahan yang tipe 40 hanya mencapai Rp 185 juta, sedangkan untuk tipe yang 52 hanya mencapai Rp 190 Juta. Bukan hanya itu, dalam tahap pembayaran pertama atau yang dikenal dengan DP atau uang muka bisa dilakukan dengan cara kredit selama 7 kali pembayaran,” jelasnya.

Kredit 15 Tahun

Secara perkreditan, perumahan Grand Nusa Indah tipe 40 maksimal hanya mencapai 15 tahun angsuran. Dengan jumlah jumlah angsuran yang relatif murah, yaitu hanya mencapai Rp 1,7 juta per bulan selama 15 tahun. 

Sedangkan untuk perumahan yang tipe 52, secara pengkreditan sama dengan tipe 40, namun dari segi harga sedikit lebih mahal. Karena memiliki tambahan bangunan di belakang rumah, yang harganya Rp 190 Juta. Jangka waktu kredit juga sama dengan  tipe 40 selama 15 tahun dengan angsuran setiap bulanya hanya Rp 1,8 juta. 

Grand Nusa Indah perumahan yang sangat mengerti keadaan masyarakat yang menginginkannya. Oleh karena itu Grand Nusa Indah hadir untuk mewujudkan impian keluarga, keunggulanya selain dengan lokasi yang strategis, termurah di kelasnya, perumahan Grand Nusa Indah juga memiliki fasilitas yang sangat lengkap. Di antaranya kawasan Perumahan dikelilingi dengan pagar. 

Selain itu, suasana lingkungan hadir dengan suasana lingkungan villa, yang terpenting juga adalah bebas biaya Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Tidak lupa Edi juga menyebutkan bahwa setiap rumah memiliki mesin sumur bor, sehingga warga perumahan tidak kekurangan air bersih. 

“Keunggulan Grand Nusa indah, selain lokasi strategis, termurah di kelasnya, suasana lingkungan villa yang nyaman, bebas biaya KPR dan juga setiap rumah difasilitasi dengan mesin bor,” paparnya.(lee)

Tunggal, Tambah Bangunan Sesuai Keinginan

Perumahan Grand Nusa Indah yang beralamat di kawasan Pagar Drum 16 Kota Jambi ini, memiliki perbedaan perumahan yang lain. Jika pada umumnya perumahan yang berada di kelas perumahan Grand Nusa Indah memiliki bangunan yang dindingnya menempel dengan bangunan lainnya, namun bangunan perumahan Grand Nusa Indah merupakan bangunan tunggal. Sehingga ke depannya, warga perumahan bisa menambah bangunan yang sesuai dengan keinginan pemiliki rumah. 

“Bangunan rumah Grand Nusa Indah ini bersifat tunggal, tidak menempel di bangunan lainya atau rumah tetangga,” ujar Edi.

Di setiap bangunan lanjutnya, adalah full keramik yang dilengkapi dengan taman yang juga merupakan salah satu fasilitas dan perlengkapan di rumah Grand Nusa Indah. Dan juga untuk beseran listrik yang dimiliki sebesar 1.300 Watt. 

“Selain itu, juga dilengkapi dengan fasilitas umum yaitu di kawasan lingkungan komplek perumahan, yang didirikan sebuah musholla dan jalannya aspal,” ujarnya.

Pengembangan perumahan yang dibangun pada tahun 2013 ini, memiliki unit perumahan sebanyak 125 unit. Yang terdiri dari rumah tipe 40 maupun rumah tipe 52. Edi menyebutkan bahwa saat ini, rumah tipe yang 52 yang awalnya disediakan oleh pihak developer sebanyak 28 unit. Dengan kurun waktu lima bulan, sedangkan persediaan unit rumah untuk tipe yang 52 sudah habis terjual. Sedangkan untuk tipe 40 yang awalnya dipersiapkan sebanyak 58, yang saat ini juga telah habis terjual. 

Dengan Tipe 52

Dalam waktu dekat pembangunan untuk tipe 52 dan 40 perumahan ini akan kembali dibangun. Persediaan bangunan rumah yang tipe 52 saat ini berjumlah 25 unit rumah. Sedangkan untuk tipe 40 akan dibangun juga sebanyak 9 unit rumah. 

Sistem bangunan rumah yang dilakukan oleh pihak Grand Nusa Indah, tidak sama apa yang dilakukan oleh pihak perumahan pada umumnya. Sistem yang dilakukan adalah sistem pembangunan terlebih dahulu, tidak harus sesuai dengan pemesanan dari konsumen. 

“Perumahan Grand Nusa Indah, rata-rata rumahnya dibangun dulu baru dijual. Pihak perusahaan atau PT Agung Bumi Sentosa (PT ABS) yang menaungi perumahan ini menargetkan, untuk menghabiskan rumah yang telah habis terjual selama satu tahun,” katanya

Namun demikian, Edi Santoso sangat opimis bahwa dengan waktu satu tahun, merupakan waktu yang sangat cukup untuk bisa menghabiskan bangunan rumah yang telah dibangun oleh Grand Nusa Indah. 

“Saya yakin satu tahun, perumahan Grand Nusa Indah akan habis terjual. Rumah adalah investasi yang merupakan sebuah harta berharga yang dimiliki semua orang. Selain itu, bisnis perumahan juga merupakan salah satu bisnis yang menjanjikan untuk kehidupan keluarga yang lebih baik. Sedangkan dengan perkembangan bisnis perumahan yang cukup pesat saat ini saya kira wajar, karena ini merupakan bisnis yang sangat menarik untuk dilakukan oleh setiap orang yang mempunyai modal yang cukup,” ujarnya.(lee)



Tidak ada komentar: