.

.
.

Jumat, 31 Agustus 2012

Proyek APBN Senilai Rp 4,5 Miliar di Tanjabtim Diusut

Proyek kolam renang dengan dana APBN (Kementrian Olahraga) senilai Rp. 4,5 M di arena GPR Datuk Paduka Berhala, Kelurahan Parit Culum, Kabupaten Tanjungjabung Timut (Tanjabtim-Jambi) oleh Kontraktor PT Altira Pramanta asal Jakarta. Foto IST.

 Jambi, BATAKPOS

Mapolres Tanjung Jbaung Timur (Tanjabtim) Provinsi Jambi melakukan penyelidikan proyek pembangunan kolam renang di Tanjab Timur yang bersumber dari dana APBN senilai Rp 4,5 miliar lebih. Proyek ini dinilai ada korupsi yang dilaporkan LSM kepada Mapolres Tanjabtim.

Kapolres Tanjab Timur AKBP Armawan Suwasono, Kamis (30/8) kepada wartawan membenarkan pihaknya tengah melakukan penyelidikan proyek kolam renang tersebut.

“Saat ini kami masih mendalami proses penyelidikan terkait proyek kolam renang. Hal itu karena masih dalam tahap penyelidikan, pihaknya belum bisa memastikan apakah dalam proyek kolam renang terebut ada penyimpangan. Karena kami baru tahap awal lidik, jadi belum bisa langsung berikan kesimpulan,” katanya.

Saat ditanya soal dugaan penyimpangan apa saja pada proyek yang dikerjakan rekanan asal Jakarta itu, Kapolres Tanjabtim enggan memberikan penjelasan. “Kami kan harus kumpulkan data-data baru dibuktikan,”ujarnya.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Tanjabtim, Imron TB  sebelumnya pernah mengatakan, pengerjaan kolam renang, perencanaan dan kontraktor langsung ditunjuk oleh pemerintah pusat.

“Karena pembangunan kolam renang sesuai dengan standar internasional, Dinas PU Tanjabtim  hanya kebagian sebagai pengawasan saja. Jadi pelaksana proyek adalah rekanan dari Jakarta,”katanya. 

Proyek pembangunan kolam renang dengan dana APBN (Kementrian Olahraga) senilai Rp. 4,5 M di arena GPR Datuk Paduka Berhala, Kelurahan Parit Culum, Kabupaten Tanjungjabung Timut (Tanjabtim-Jambi), menuai masalah dan kini tengah dilidik Tim Polres Tanjabtim.

Proyek itu terindikasi tidak sesuai bestek. Mulai dari soal amdal hingga fasilitas pendukung lainnya jauh dari bestek Standar International. Selain itu, mega proyek yang dikerjakan sejak Juni 2012 batas akhir Oktober, tidak menggunakan tenaga konsultan dan pengawas lapangan. 

Hingga proyek yang di Kerjakan PT Altira Pramanta asal Jakarta, terkesan pengerjaannya asal-asalan dan kini terbengkalai. Serius kah,.. Tim Polres Tanjabtim, mengusut siapa-siapa pihak yang bertanggungjawab dalam kasus ini, atau kah hanya trik membuka jaringan mesin ATM...??!!! RUK

Mahasiswa UNJA Diwajibkan Pakai Batik Jambi

BATIK JAMBI

 Jambi, BATAKPOS

Di hari terakhir kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus (PKK) Universitas Jambi (Unja), sebanyak 1.849 mahasiswa baru di kampus pinang masak Mandalo Darat, Muarojambi diwajibkan memakai batik khas Jambi. Hal ini ditujukan agar para mahasiswa baru lebih mencintai batik tempat mereka tinggal.

Ketua Panitia PKK Unja, Hadi Saputra kepada wartawan, Kamis (30/8) mengatakan, motto dimana bumi dipijak, di situ langit dijunjung adalah nilai-nilai yang ingin ditekankan dalam kegiatan tersebut.

Menurut Hadi, di Jambi banyak motif batik yang tidak diketahui oleh masyarakat. Untuk itu kegiatan ini juga ditujukan untuk mengenalkan beragam motif batik Jambi yang kaya akan beraneka warna. Batik Jambi sebenarnya cukup dikenal secara nasional bahkan beberapa waktu lalu ibu presiden Ani Yudoyono pernah memakai batik khas Jambi ini.

Disebutkan, dalam kegiatan hari terakhir ini para, mahasiswa baru yang dibalut dengan baju batik tersebut terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan yang ada. Tidak hanya dalam acara training motivasi saja, tetapi dalam acara yang digelar oleh HIPMI Bakorda Jambi antusiasme juga tampak.

Kegiatan ini sendiri dilaksanakan selama tiga hari mulai tanggal 27 Agustus sampai 29 Agustus 2012 itu, para mahasiswa baru diharuskan datang jam 05.30 dan pulang pukul 16.00. Untuk hari pertama para mahasiswa baru diharuskan memakai pakaian hitam putih.

Kemudian pria diharuskan memakai dasi kupu-kupu dan wanita memakai bolero. Sedangkan di hari kedua para mahasiswa diwajibkan memakai pakaian sesuai profesi yang mereka sukai. Dan di hari terakhir mereka diwajibkan memakai batik khas Jambi.

“Untuk pemakaian batik sendiri sengaja dibuat agar batik Jambi tidak menjadi tamu di rumah sendiri dan supaya para mahasiswa baru lebih mencintai batik Jambi,”kata Hadi. RUK

Jambi Masuk Nominasi Nomor 5 Terkorup di Indonesia

Kepala Inspektur Provinsi Jambi, Erwan Malik

Jambi, BATAKPOS

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi ternyata masuk dalam jajaran tingkat kelima sebagai provinsi terkorup se Indonesia. Hal itu berdasarkan catatan Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK). Posisi Jambi berada di bawah DKI Jakarta yang berada di posisi pertama, lalu diikuti oleh Jawa Barat, Kalimantan Timur, dan Jawa Timur.

Sementara Sumatera Utara, Jawa Tengah, Nanggroe Aceh Darussalam, serta Kalimantan Selatan, berada di urutan selanjutnya secara berurutan di bawah Jambi. Jambi dinyatakan sebagai provinsi korup di Indonesia dengan persentase kasus dugaan korupsi sebanyak 4,1 persen.

Wakil Ketua PPATK, Agus Santoso kepada pers, Kamis (30/8/12) mengatakan, daerah yang paling kecil laporan tindakan korupsinya adalah Bangka Belitung 0,1 persen, Sulawesi Barat 0,3 persen, Sulawesi Tengah 0,4 persen, Nusa Tenggara Barat dan Papua Barat 0,5 persen, Kalimantan Tengah 0,6 persen, Sumatra Barat dan Bali 0,7 persen, Nusa Tenggara Timur dan Bengkulu 0,8 persen, serta Sulawesi Utara 0,9 persen.

Disebutkan, bahwa umumnya korupsi di daerah menggunakan modus pemindahan dana anggaran APBD ke rekening bendahara provinsi. Atas masalah ini, Agus mengaku, PPATK sudah mengamati sejak 2011. “Modus seperti ini terjadi di seluruh wilayah Indonesia,”katanya.

Pemprov Ragukan Asal Data

Kepala Inspektur Provinsi Jambi, Erwan Malik mempertanyakan tahun berapa data yang dilansir Wakil Ketua PPATK, Agus Santoso, terkait rilis yang menyebutkan Provinsi Jambi menduduki peringkat 5 nasional dengan persentase korupsi mencapai 4,1 persen.

“Karena di bulan November tahun 2010 lalu Kajati Jambi, BD Nainggolan, pernah juga mengekspos peringkat ini, dimana Jambi juga mendapatkan peringkat lima nasional,” ujar Erwan Malik.

Menurut Erwan Malik, dirinya meragukan asal data itu. “Kami ingin kejelasan dulu. Namun, ini bukan berarti kami membantah temuan dari PPATK. Karena sudah merupakan kewenangan PPATK untuk mengamati atau menganalisis data keuangan di perbankan,”katanya.

Disebutkan, jika memang data itu diambil tahun 2010 kemungkinan itu benar adanya. Karena pada masa itu memang banyak bendaharawan proyek yang menyiasati untuk memindahkan dana proyek ke rekening pribadinya menjelang akhir tahun anggaran.
“Namun pola itu sejak tahun 2011 telah tidak kita perbolehkan lagi. Terlebih setelah terbitnya undang-undang pencucian uang atau money laundring. Jika bendaharawan masih melakukan maka itu bisa dipidana,”kata Erwan.

Menurutnya, seluruh SKPD di Provinsi Jambi telah disurati dan dihimbau agar tidak lagi melakukan modus-modus memindahkan dana proyek ke rekening pribadinya menjelang akhir tahun anggaran. Hal itu sudah dilakukan sejak tahun 2011 lalu. RUK

Kamis, 30 Agustus 2012

Kantor NasDem di Kecamatan Pamenang Rata Dengan Tanah

Jambi, BATAKPOS

Kantor Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin, Selasa (28/8) ludes terbakar. Selain itu, musibah kebakaran ini juga menyebabkan rumah makan, bengkel, serta depot jamu ikut terbakar.

Keterangan yang diperoleh BATAKPOS di Humas Polda Jambi, Rabu (29/8) menyebutkan, peristiwa kebakaran ini terjadi pada pukul 10.00 WIB, di Kelurahan Pamenang, tepatnya di jalan lintas Sumatera, Merangin, Provinsi Jambi.

Menurut saksi mata kepada kepolisian, api berasal dari kompor minyak di salah satu rumah. Diperkirakan, akibat kejadian tersebut kerugian materi yang diderita para korban mencapai sekitar Rp 500 juta. RUK

Polda Tetapkan Tersangka Kasus Penurunan Bendera HUT RI di Bangko

Jambi, BATAKPOS

Polda Jambi menetapkan satu orang tersangka dalam kasus penurunan bendera merah putih yang dilumuri darah dan dikibarkan kembali di GOR Merangin pada HUT RI ke 67 (17 Agustus 2012) lalu.

Tersangka tersebut adalah sopir sekaligus ajudan istri Wakil Bupati (Wabup) Merangin ditetapkan. Namun tersangka yang juga merupakan keluarga dekat dari Wabup, Hasan Basri Harun (HBH), itu belum ditahan.

"Ya, kita telah menetapkan satu orang tersangka, yaitu sopir istri Wabup. Polda Jambi akan mengambil alih penanganan kasus ini. Setelah tiba di Polda Jambi nanti, kasus ini akan kita kembangkan lebih lanjut,"kata Kombes Pol Wira Wijaya, Dir Reskrimum Polda Jambi, Rabu (29/8).

Disebutkan, kasus ini berdasarkan Undang-Undang Nomor 24 tahun 2009, untuk insiden bendera di Kabupaten Merangin tersebut baru pada tahap menghina atau merendahkan kehormatan lambang negara.

"Sementara yang bisa ditemukan baru itu. Karena sesuai undang-undang, tidak diperbolehkan menaikkan bendera dalam keadaaan kotor. Seharusnya orang yang menemukan bendera ketika terjatuh dan berlumuran darah, menghubungi pihak kepolisian atau aparat penegak hukum lainnya, bukan menaikkannya sendiri,"katanya. RUK

Danrem 042 Garuda Putih Halal Bihalal

Jambi, BATAKPOS
 
Idul Fitri 1433 H bagi umat Islam bukan saja sebagai hari kemenangan setelah sebulan penuh menahan hawa nafsu yang membatalkan dan merusak nilai ibadah di bulan Ramadhan, bulan Syawal menjadi bulan peningkatan agar menjadi lebih baik, salah satu bentuk peningkatan tersebut saling memaafkan kesalahan sesama manusia.

Halal Bi Halal sebagai manifestasi ajaran Islam untuk saling memaafkan agar tercipta hubungan silaturrahmi yang baik, menjaga hubungan baik sesama manusia sangat berpengaruh dalam peningkatan kerja dan jalinan kerja yang baik,.

Wakil Gubernur Jambi (Wagub) Drs. H. Fachrori Umar, M.Hum., bersama Kapolda Jambi Brigjen Pol Drs. Ade Husein K, SH., Ketua pengadilan Tinggi Agama Drs. H. Muzani Zahri,SH.MH., beserta seluruh Jajaran Dandim dan undangan dalam acara Halal Bi Halal Korem 042/Gapu, Rabu (29/8) bertempat di Korem 042/Gapu Jambi.

Wagub menyampaikan acara Halal Bi Halal yang diselenggarakan Korem 042/Gapu tersebut merupakan langkah tepat menjalin silaturrahmi sekaligus mempermudah untuk saling bertatap muka secara langsung.

Dandrem 042/Gapu Kolonel Kav Hasto PR Yuwono, S.IP mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1433 H sekaligus permohonan maaf Lahir dan Bathin kepada seluruh hadirin dalam acara Halal Bi Halal tersebut.
"Semoga amal ibadah dan puasa yang telah dilakukan bersama khususnya umat muslim selama bulan Ramadhan dan kita kembali kepada kesucian dan kemenangan serta setiap masa kita berada dalam kebaikan,"kata Kol. Hasto.

Disebutkan, Halal Bi Halal sebagai wadah atau sarana mempererat tali silaturrahmi sesama manusia dan alam lingkungan juga untuk lebih memperkuat komitmen dan tekad, guna meningkatkan kualitas saling mengenal dan saling memahami sehingga tumbuh dan berkembang dorongan untuk saling menolong dan bekerjasama.

Kol Kav Hasto PR Yuwono menyampaikan beberapa pesan bagi Prajurit TNI dalam pembantu tercapainya pembangunan, diantaranya harus menjaga wilayah Jambi agar aman dan tenteram sehingga dapat memberi kontribusi positif bagi pembangunan di daerah.

Prajurit harus bersungguh sungguh dalam bertugas dan mentaati serta mematuhi aturan yang berlaku, laksanakan tugas secara profesional dan proporsional dengan dilandasi disiplin, etika dan moral yang baik.

Kemudian tempatkan tugas sebagai kehormatan harga diri dan kebanggaan sekaligus kepercayaan dan wujud bakti  terhadap rakyat, bangsa dan negara, setiap prajurit harus saling mengingatkan dan berupaya untuk mencegah rekannya agar tidak melanggar, hindari bentrokan dengan masyarakat dan sesama aparat, selesaikan masalah yang timbul dengan cara cara musyawarah.

"Mari kita bina kemanunggalan TNI Rakyat melalui tampilan Prajurit yang santun namun tegas, tidak arogan, tidak egois dan tidak sombong, bantu masyarakat agar memiliki wawasan kebangsaan, cinta tanah air dan jiwa nasionalisme serta kesadaran  bela negara yang tinggi,"katanya.

Disebutkan, TNI menjaga nama baik kesatuan dan jangan pernah melibatkan diri terhadap segala kegiatan ilegal seperti narkoba, kriminalitas, pembalak liar, bbm, penyelundupan dan lain lain, kembangkan dan implementasikan lima kemampuan teritorial secara tepat dan benar. RUK

AS Bantu Kerjasama Penelitian Candi Muarojambi

Candi Muarojambi.Foto Rosenman Manihuruk

Jambi, BATAKPOS

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi Gubernur Jambi, H.Hasan Basri Agus (HBA) berharap, melalui kunjungan Duta Besar Amerika Serikat (Dubes AS) untuk Indonesia, Scot Marciel ke Candi Muarojambi, meminta bantuan program dari AS terutama dalam bidang kerjasama penelitian (joint research) Candi Muarojambi. Selain itu juga dengan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dan dokumentasi.

Dubes AS untuk Indonesia, Scot Marciel mengunjungi candi kebangaan Provinsi Jambi ini, Selasa (28/8). Dalam kunjungan ke candi yang masuk world heritage (warisan budaya dunia), Scot Marciel dan staf didampingi oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Jambi, Didy Wurjanto; Kepala Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Jambi, Winston SD Mambo; Sekda Muaro Jambi, Imbang Jaya; dan para pejabat serta staf terkait dari Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi.

HBA meminta bantuan kerjasama penelitian Candi Muarojambi dan juga pengembangan SDM di Provinsi Jambi. Menurutnya Candi Muarojambi merupakan obyek wisata sejarah terpadu di Indonesia sesuai dengan pencanangan yang dilakukan Presiden SBY September 2011 lalu.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Jambi memberikan penjelasan tentang Candi Muaro Jambi, baik tentang historisnya maupun tentang bangunan dan berbagai benda-benda budaya di Candi Muaro Jambi tersebut. RUK

Rabu, 29 Agustus 2012

Gubernur Jambi Minta AS Bantu Program Prioritas Jambi

Gubernur Jambi  H. Hasan Basri Agus (HBA) saat panen Cabai merah di kebun Petani di Kabupaten Muarojambi.Foto Dok Rosenman Manihuruk
Jambi, BATAKPOS

Gubernur Jambi, H.Hasan Basri Agus (HBA) berharap agar implementasi Green Posperity (GP) Millennium Challenge Corporation (MCC) Compact di Provinsi Jambi hendaknya mendukung pelaksanaan program prioritas pembangunan Provinsi Jambi seperti tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Jambi Tahun 2010 - 2012.

Harapan itu diutarakan HBA dalam jamuan makan malam bersama dengan Duta Besar Amerika Serikat (Dubes AS) untuk Indonesia, Scot Marciel bertempat di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Senin malam.

Gubernur mengharapkan agar GP MCC Compact mendukung ketersediaan inftastruktur energi dalam upaya pembangunan industri pengolahan serta pengelolaan sumber daya alam yang lestari dan mewujudkan ketahanan pangan.

Implementasi GP MCC Compact seyogyanya sejalan dengan paradigma desentralisasi yang menempatkan Pemerintah Provinsi sebagai wakil pemerintah pusat di daerah. "Hal ini akan mendorong inisiatif dan kreativitas daerah," ujarnya.

Disebutkan, implementasi GP MCC Compact, disamping dialokasikan untuk pembangunan Micro Hydro Power, juga diarahkan pada bidang yang fenomenal dan monumental, yakni membangun pabrik pengolah limbah kelapa sawit menjadi beberapa produk turunan rendah karbon, seperti biomass dan pupuk.

HBA juga mengharapkan supaya implementasi GP MCC Compact juga dialokasikan untuk pembangunan ekonomi kreatif dan beasiswa melalui program Green Education mulai dari pendidikan dasar hingga perguruan tinggi, termasuk lembaga pendidikan Islam seperti madrasah dan pesantren.

Melalui kunjungan Dubes AS untuk Indonesia ke Candi Muato Jambi, ada bantuan program dari AS terutama dalam bidang kerjasama penelitian (joint research), pengembangan SDM, dan dokumentasi.

Adanya bantuan program spesifik dalam mendukung ekonomi kreatif dan beasiswa serta adanya implementasi GP MCC Compact di Provinsi Jambi melalui schedule yang jelas yang mensinergikan stakeholder yang akan mendukung.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jambi, Ir. Fauzi Ansori, MTP memaparkan program pembangunan Pemerintah Provinsi Jambi.

Dubes AS untuk Indonesia, Scot Marciel dalam sambutannya pada intinya mengemukakan, AS ingin membangun hubungan erat dengan Indonesia.

"Kami berharap kita tidak hanya menjalin kerjasama dalam bisnis, namun juga bekerjasama dalam bidang pendidikan. Kita bisa mendatangkan lebih banyak siswa Amerika Serikat ke sini dan siswa dari Indonesia ke Amerika Serikat,"katanya.

Menurut Scot Marciel, AS juga tertarik untuk bekerjasama dalam bidang kesehatan, sains, dan teknologi. Bagian yang penting dalam hubungan ini adalah Millennium Challenge Corporation (MCC).

Scot Marciel menyebutkan, selama lima tahun ke depan, MCC akan mengeluarkan biaya lebih dari lima ratus juta Dolar Amerika Serikat di Indonesia hanya untuk mengembangkan ekonomi hijau.

"Tujuan dari program MCC adalah kemakmuran hijau yang bisa mengembangkan atau memajukan ekonomi, namun tetap melindungi atau memelihara lingkungan hidup,"ujar Scot Marciel.

"Saya ingin tekankan bahwa program ini akan berhasil jika pemerintah daerah, perusahaan-perusahaan, LSM, dan masyarakat berpadu dalam menjalankan program ini karena anda sendiri yang mengetahui tantangan dan hambatan yang anda hadapi,"kata Scot Marciel.

Dikatakan, MCC mengundang masyarakat Jambi untuk mengadakan inisiasi untuk mengajukan proposal dan MCC kemudian akan mempertimbangkan itu.

"Jadi, saya bisa berkomitmen pada anda bahwa Pemerintah Amerika Serikat sangat serius dan sangat berkeinginan untuk membuat program ini lebih berhasil,"kata Scot Marciel.

Scot Marciel menegaskan bahwa pihaknya sangat ingin untuk bisa bekerjasama dengan masyarakat Jambi, sehingga masyarakat Jambi bisa memimpin upaya ini dan juga bisa memetik manfaat dari MCC.

Turut hadir dalam acara tersebut, Wakil Gubernur Jambi, H.Fachrori Umar; Ketua DPRD Provinsi Jambi, Effendi Hatta; Sekretaris Daerah Provinsi, Ir. Syahrasaddin, M.Si, para Asisten Sekda Provinsi Jambi, para Staf Ahli Gubernur Jambi, para kepala SKPD dalam lingkup Pemerintah Provinsi Jambi, serta para undangan lainnya.RUK

Kinerja Humas Perlu Ditingkatkan

H. Asvan Deswan

Jambi, BATAKPOS

Dalam upaya mewujudkan visi Gubernur Jambi H. Hasan Basri Agus, bersama Wakil Gubernurnya, H. Fachrori Umar, Jambi EMAS tahun 2015, Kinerja dari seluruh jajaran Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Jambi diharapkan dapat terus ditingkatkan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Jambi H. Asvan Deswan, Selasa (28/8), saat menyampaikan sambutannya pada acara Halal bi Halal di lingkungan Biro Humas dan Protokol, yang dilaksanakan di ruang pola Kantor Gubernur Jambi.

Menurut Asvan Deswan, bahwa tugas Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Jambi melekat dengan tugas Pimpinan Pemerintah Daerah Provinsi Jambi, baik sebagai pengatur acara, publikasi dan dokumentasi. 

”Saya berharap kepada segenap jajaran Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Jambi, untuk terus memantau semua kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemimpin daerah ini, mulai dari Gubernur, Wakil Gubernur, dan Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, jangan sampai ada kegiatan yang tidak terliput,"kata Asvan. 

Kepada para pejabat eselon III dan IV di lingkungan Setda Provinsi Jambi agar proaktif memantau kegiatan, dan diteruskan kepada pelaksana untuk dilaksanakan. Saat ini kinerja Biro Humas dan Protokol dinilai cukup bagus, namun kedepan diharapkan akan dapat terus ditingkatkan, sehingga bisa lebih baik lagi.

Untuk itu dalam waktu dekat khusus di lingkunan Biro Humas dan Protokol akan dilaksanakan rotasi bagi tenaga pelaksana. Hal ini perlu dilakukan guna penyegaran, jangan sampai ada pelaksana yang merasa jenuh melaksanakan tugasnya.

"Sehingga kinerjanya tidak mengalami perubahan, monoton, diharapkan dengan dilakukan rotasi intern maka kinerja para pelaksana akan dapat meningkat lebih baik,"ujar Asvan Deswan.

Sebelumya Novri Hasan, Kepala Bagian PMCMCE mewakili staf di Biro Humas dan Protokol menyampaikan, menyambut baik acara yang dilaksanakan hari ini. "Acara ini sangat baik selain guna saling memaafkan antar karyawan/karyawati di lingkungan Setda Provinsi Jambi, juga guna mempererat talisilaturrahim antar sesama,"katanya.

Karena antar sesama pelaksana di Biro Humas dan Protokol yang sebagian besar bertugas di lapangan, baik sebagai peliput, pengatur acara, ataupun sebagai operator sound system, jarang bisa saling bertemu, hal ini dikarenakan tugas, karenanya dengan acara ini maka sesama pelaksana di Biro Humas dan Protokol ini bisa saling bertemu dan berkomunikasi, disamping tujuan utamanya untuk saling maaf memaafkan.

Hadir pada kesempatan ini seluruh pejabat dan pelaksana di lingkungan Biro Humas dan Protokol  Setda Provinsi Jambi. Acara diakhir dengan saling bermaaf-maafan antar sesama PNS di lingkungan Biro Humas dan Protokol. RUK

Amerika Berencana Bangun Pembangkit Listrik Mikro Hidro di Jambi

Duta Besar (Dubes) AS untuk Indonesia, Scot Marciel

Jambi, BATAKPOS

Provinsi Jambi terpilih sebagai kota percontohan untuk program Millennium Challenge Corporation (MCC) yang didanai pemerintah Amerika Serikat (AS). Amerika Serikat berencana membangun pembangkit listrik mikro hidro dan hal-hal yang ramah lingkungan.

Demikian dikatakan Duta Besar (Dubes) AS untuk Indonesia, Scot Marciel kepada wartawan di Jambi, Selasa (28/8/12) saat melakukan kunjungan kerja ke Jambi Senin-Selasa. Menurutnya, Provinsi Jambi dan Sulawesi Barat dipilih sebagai percontohan karena pemerintah setempatnya dinilai sangat berkomitmen dalam masalah lingkungan.

“Kita akan melakukan proyek seperti pembangkit listrik mikro hidro dan hal-hal yang ramah lingkungan. Soal lokasi proyek akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jambi,”katanya.

Menurut Scot Marciel, nilai investasi program MCC untuk Indonesia, mencapai  $330 juta yang digunakan untuk kemakmuran hijau, tetapi belum ditentukan berapa alokasi untuk masing-masing provinsi.

Scot Marciel menekankan dua hal, education and living in harmony (pendidikan dan hidup rukun). Dirinya sangat menghargai autusiasme para pengajar dan para santri Ponpes As'ad dalam menuntut ilmu.

Pihaknya akan mengusahakan memberikan buku-buku bahasa Inggris ke Ponpes As'ad sebagai salah satu upaya kerjasama untuk meningkatkan kualitas pendidikan Ponpes As'ad.

Kata Scot Marciel, pendidikan merupakan prioritas utamanya, salah satunya dengan meningkatkan beasiswa. Dia juga mengatakan bahwa dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan program peningkatan pendidikan dasar di Indonesia.

Dubes AS didampingi Wakil Gubernur (Wagub) Jambi, H.Fachrori Umar berkunjung ke Pondok Pesantren (Ponpes) As'ad, di Kelurahan Olak Kemang, Kecamatan Danau Teluk, Kota Jambi, (Seberang Kota Jambi), Senin sore (27/8).

Scot Marciel juga melakukan ramah tamah di rumah dinas Walikota Jambi. Menurut Scot, kunjungannya ini adalah dalam rangka untuk meningkatkan kemitraan. “Jadi kemitraan bukan hanya di ibukota saja, tapi juga di daerah,”kata Scot.

Dalam kunjungan dua hari itu, Scot juga akan mengadakan pembicaraan dengan siswa di salah satu sekolah di Kota Jambi. Selain itu juga akan membicarakan mengenai pembangunan ekonomi dengan Walikota Jambi. “Kita bicarakan ekonomi ramah lingkungan,”ujarnya. RUK

Polhut Cari Pemilik Kebun yang Membakar Lahan

Api di lahan gambut di Desa Arang Arang, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi, Selasa (28/8). Foto batakpos/rosenman manihuruk

Jambi, BATAKPOS

Polisi kehutanan Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Jambi dan kabupaten akan mencari pemilik kebun yang dengan sengaja membakar lahannya. Musim kemarau selama sebulan memicu maraknya pembukaan lahan kebun sawit dengan cara membakar. Sehingga udara Jambi kini diselimuti kabut asap tebal yang sudah mengganggu aktivitas warga.

Kepala Dishut Provinsi Jambi, Irmansyah Rahman, Selasa (28/8/12) kepada BATAKPOS mengatakan, titik api terbanyak kini terdapat di Kabupaten Batanghari, jumlahnya mencapai 7 titik api. Kemudian disusul Kabupaten Sarolangun sebanyak 6 titik, Muarojambi 3 titik, Tebo 3 tititk, Tanjabtim 2 titik dan Tanjabar 2 titik.

Menurut Irmansyah, jumlah titik api yang ada di Jambi pada umumnya berada di lahan kebun warga. Polhut akan mencari pemilik kebun yang ada titik api. Diduga kuat pemilik kebu dengan sengaja membukan lahan dengan cara membakar.

Disebutkan, sekitar 1000 hektar (ha) lahan gambut di Kabupaten Muarojambi juga terbakar. Kebakaran gambut tersebut sulit dipadamkan karena berada dikedalaman 10 meter. Sementara sedikitnya 300 ha lahan dan hutan di Kabupaten Muarojambi dan kini mulai merembet ke kawasan konservasi hutan di Taman Nasional Berbak (TNB) dan Taman Nasional Bukit Duabelas (TNBD).

Kata Irmansyah, lokasi lahan gambut itu berada di Desa Arang Arang, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi.

“Sabtu lalu kami melakukan aksi pemadaman kebakaran itu, Setidaknya 1.000 ha lahan gambut yang terbakar. Belum tahu apa penyebab kebakaran itu. Apakah sengaja di bakar atau kebakaran di sebabkan oleh gesekan-gesekan gambut itu sendiri. Yang menjadi masalah dalam pemadaman kali ini, lahan yang terbakar ini lahan gambut. Kita juga tidak tahu siapa yang membakar,” katanya.

Menurutnya, yang lebih menyulitkan lagi pada saat pemadaman adalah, lahan tersebut memiliki kedalaman gambut mencapai 10 meter lebih. Dalam kondisi seperti ini, api akan padam apabila sudah turun hujan di kawasan tersebut.

Ada beberapa pola yang dilakukan pada saat melakukan pemadaman. Diantaranya, menyuntikkan air ke tanah dengan kedalaman 1 setengah meter. Penyuntikan itu  dilakukan agar gambut tersebut menjadi bubur.

“Itu salah satu yang menyulitkan kita. Penyebab kebakaran itu adalah kemarau panjang. Apalagi
dalam berita-berita akhir-akhir ini, kemarau akan bertambah satu bulan kedepan. Oleh sebab itu, upaya yang dilakukan oleh pemerintah adalah melakukan aksi pemadaman,”katanya.

Gubernur Jambi Hasan Basri Agus akan ada rapat bersama Menko Kesra di Jakarta. Gubernur Jambi juga mendukung sikap tegas yang dilakukan Polhut Jambi untuk mencari pemilik kebun yang lahannya terbakar.

“Di Jakarta sejumlah gubernur yang dipanggil. Pada saat rapat di Jakarta nanti, saya akan mengusulkan kepada Menko Kesra untuk dilakukan hujan buatan di Jambi. Apalagi akhir-akhir ini sudah ada ganguan penerbangan. Seperti garuda dan Lion Air. Untuk garuda,  mereka telah mengeser penerbangan pada siang hari,”ujar Hasan Basri Agus, Selasa (28/8).

Menurut HBA, pemadaman api dilahan seluas 1000 Ha ini sulit di padamkan. “Bayangkan, dalam satu hari, Maggala Agni hanya bisa memadamkan api hanya 1 hektar setengah. Dengan kondisi dan pasukan yang sedikit yang tersebar di beberapa titik, termasukkalh di Tanjabtim,”katanya. RUK



Bocah Tanpa Kaki Buat Barcelona Terpesona

Foto-foto (http://www.dailymail.co.uk



Gabriel Muniz.Foto Google
Barcelona memutuskan mengundang Gabriel Muniz, seorang bocah tanpa kaki setelah melihat penampilannya yang luar biasa saat mengolah si kulit bundar di televisi.

Adalah seorang bocah Gabriel Muniz yang berasal dari Brasil yang sudah memesona para petinggi Barcelona. Brasil memang memiliki banyak talenta berbakat soal sepak bola, tapi berbeda dengan Muniz.

Bocah berumur 11 tahun ini ahli mengolah bola kendati tak memiliki kaki layaknya orang normal. Bahkan dibanding teman-temannya yang normal, Muniz adalah pemain bintang di timnya. Ia juga menjadi kapten pada kelas gym di sekolahnya.

Muniz harus menggunakan kaki palsu saat ia bermain bola bersama teman-temannya karena ia tak memiliki kaki di bagian bawah lututnya sejak dilahirkan.

Barca memutuskan menerbangkan Muniz untuk berlatih di La Masia serta bertemu sang idolanya Lionel Messi setelah melihat siaran televisi yang memperlihatkan kehebatannya. Muniz bakal berlatih di akademi sepak bola Barca La Masia selama musim panas ini. 

"Ia sudah mulai belajar berjalan bahkan sebelum genap berumur satu tahun. Kami akan berusaha mengejarnya, berharap cemas kalau ia bakal jatuh, tapi ia justru tak pernah jatuh," ungkap sang ibu Sandra Muniz.

"Cacat yang dideritanya hanya ada dalam pikiran kita saja dan ia menunjukkan itu ke semua orang. Saat ia tiba di sana (akademi Barcelona di Rio), tak seorangpun yang mempercayai kemampuannya," kenang guru olah raga Muniz Jose Lopes. 

"Tapi ia menunjukkan kepada semua orang disana kalau ia mampu menyaingi semua anak. Talentanya begitu hebat sehingga ia diundang ke Spanyol bulan depan, untuk mempertunjukkan talentanya itu."





Selasa, 28 Agustus 2012

Seribu Hektar Lahan Gambut Terbakar di Jambi

Tim Manggala Agni saat memadamkan api di gambut yang terbakar di Desa Arang Arang, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi, Senin (27/8). Foto batakpos/rosenman manihuruk

Diskes Kota Jambi Bagikan 70.000 Masker

Jambi, BATAKPOS

Sekitar 1000 hektar (ha) lahan gambut di Kabupaten Muarojambi terbakar. Kebakaran gambut tersebut sulit dipadamkan karena berada dikedalaman 10 meter. Sementara sedikitnya 300 ha lahan dan hutan di Kabupaten Muarojambi dan kini mulai merembet ke kawasan konservasi hutan di Taman Nasional Berbak (TNB) dan Taman Nasional Bukit Duabelas (TNBD).

Gubernur Jambi, H. Hasan Basri Agus (HBA) didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Ir. Syarahsaddin, Senin (27/8) mengatakan, lokasi lahan gambut itu berada di Desa Arang Arang, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi.

“Sabtu lalu kami melakukan aksi pemadaman kebakaran itu, Setidaknya 1.000 ha lahan gambut yang terbakar. Belum tahu apa penyebab kebakaran itu. Apakah sengaja di bakar atau kebakaran di sebabkan oleh gesekan-gesekan gambut itu sendiri. Yang menjadi masalah dalam pemadaman kali ini, lahan yang terbakar ini lahan gambut. Kita juga tidak tahu siapa yang membakar,” katanya.

Menurut HBA, yang lebih menyulitkan lagi pada saat pemadaman adalah, lahan tersebut memiliki kedalaman gambut mencapai 10 meter lebih. Dalam kondisi seperti ini, api akan padam apabila sudah turun hujan di kawasan tersebut.

Ada beberapa pola yang dilakukan pada saat melakukan pemadaman. Diantaranya, menyuntikkan air ke tanah dengan kedalaman 1 setengah meter. Penyuntikan itu  dilakukan agar gambut tersebut menjadi bubur.

“Itu salah satu yang menyulitkan kita. Penyebab kebakaran itu adalah kemarau panjang. Apalagi
dalam berita-berita akhir-akhir ini, kemarau akan bertambah satu bulan kedepan. Oleh sebab itu, upaya yang dilakukan oleh pemerintah adalah melakukan aksi pemadaman,”katanya.

Disebutkan, Gubernur Jambi akan ada rapat bersama Menko Kesra di Jakarta. “Disana ada beberapa gubernur yang dipanggil. Pada saat rapat di Jakarta nanti, saya akan mengusulkan kepada Menko Kesra untuk dilakukan hujan buatan di Jambi. Apalagi akhir-akhir ini sudah ada ganguan penerbangan. Seperti garuda dan Lion Air. Untuk garuda,  mereka telah mengeser penerbangan pada siang hari,”ujarnya.

Menurut HBA, pemadaman api dilahan seluas 1000 Ha ini sulit di padamkan. “Bayangkan, dalam satu hari, Maggala Agni hanya bisa memadamkan api hanya 1 hektar setengah. Dengan kondisi dan pasukan yang sedikit yang tersebar di beberapa titik, termasukkalh di Tanjabtim,”katanya.

Kepala Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Jambi, Trisiswo menyatakan, tugas utama mereka melakukan pengawasan di kawasan konservasi. Namun, dikarenakan hanya Manggala Agni yang memiliki alat lengkap untuk memadamkan kebakaran lahan, maka untuk lahan masyarakat juga mereka yang ikut memadamkan.

70 Ribu Masker

Sementara itu Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jambi menyiapkan 70.000 masker gratis untuk dibagikan gratis kepada warga. Kondisi kabut tebal dengan banyaknya kandungan asap bisa menyebabkan gangguan pernapasan.

Penyakit yang rawan menyerang akibat asap kebakaran lahan ini adalah Inspeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Akhir-akhir ini cuaca Kota Jambi dan sekitarnya selalu berkabut tebal, sehingga sudah mengganggu jalur penerbangan dan transportasi darat, sungai dan aktifitas warga.

Kabut asap kebakaran lahan dan hutan menyelimuti udara Kota Jambi dan sekitarnya tiga pecan terakhir membuat Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) sudah diangka 76, normal 50. Guna mengantisipasi semakin tebalnya kabut sehingga bisa menyebabkan gangguan pernapasan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jambi sudah menyiapkan masker bagi masyarakat Kota Jambi.

Kepala Dinkes Kota Jambi, drg Polisman Sitanggang M Kes, kepada BATAKPOS, Senin (27/8) mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan sebanyak 70 ribu masker yang siap dibagikan kepada masyarakat seandainya kondisi kabut semakin tebal.

“Ini upaya antisipasi kita ketika kabut semakin tebal. Kita sudah siapkan masker untuk dibagikan ke masyarakat. Sebelum dibagikan, kami terlebih dahulu berkoordinasi dengan instansi terkait seperi BMKG untuk mengetahui ketebalan asap. Sehingga diketahui apakah sudah dalam tahap membahayakan kesehatan atau belum. Begitu udara tak sehat akan langsung diberikan,”katanya. RUK


Peserta Lemhanas RI Tampung Aspirasi Daerah


Jambi, BATAKPOS

Rombongan Lemhanas RI dalam rangka Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) XLVII Tahun 2012, akan melaksanakan kegiatan di Jambi. Mereka akan menampung aspirasi dari daerah sebagai bahan masukan untuk Pemerintah Pusat.

Rapat persiapan rencana kegiatan dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi Ir. Syahrasaddin, M. SI, Senin (27/8) bertempat di ruang utama Kantor Gubernur Jambi. Hadir pada kesempatan ini Kol.Czi. M. Sarwono dari Lemhanas RI dan dari Pemerintah Provinsi Jambi selain Sekda juga hadir utusan dari Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi, Kota Jambi dan dari Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Pada rapat itu juga hadir Ketua Bappeda Provinsi Jambi, Ir. H. Ahmad Fauzi, M.TP, Sekretaris Dewan Provinsi Jambi, Dra. Emi Nopisah, Kepala Kesbangpol Provinsi Jambi H. Ali Dasril, SH, Kepala Biro Pemerintahan Provinsi Jambi, DR. Heriyandi Roni, M. Si, disamping para pejabat terkait lainnya,  juga hadir pejabat dari Polda Jambi dan Korem o42/Gapu.

Menurut Syahrasaddin, bahwa direncanakan 20 orang Peserta SSDN PPRA XLVII Lemhanas RI Tahun 2012 akan melaksanakan kegiatan di Jambi mulai tanggal 9 hingga 14 September 2012.

Rencananya selama berada di Jambi para peserta akan melaksanakan berbagai kegiatan dan melakukan pertemuan dengan para pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi, mulai dari Gubernur Jambi, Ketua DPRD Provinsi Jambi,tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh adat, kemudian melakukan kunjuan ke Kota Jambi, Kabupaten Muaro Jambi dan Kabupaten Tanjung
Jabung Timur.

Kol. Czi M Sarwono menyampaikan, bahwa jumlah peserta yang hadir di Jambi sebanyak 20 orang siswa dan tujuh orang pendamping dari Lemhanas RI. Peserta PPRA XLVIII berasal dari
kalangan birokrat yang berada di pusat maupun daerah, TNI, POLRI, Akademisi dan Organisasi Kemasyarakatan.

Selain itu juga terdapat peserta dari luar negeri. SSDN PPRA XLVIII Lemhanas RI tahun 2012, mengangkat tema “Ketahanan Pangan dalam rangka Kemandirian Bangsa”. Tujuan SSDN PPRA XLVIII, guna mengetahui kondisi ketahanan daerah, untuk mendapatkan informasi, data dan fakta yang akan dijadikan sebagai bahan kajian lebih lanjut bagi Lemhanas RI yang selanjutnya bisa dijadikan bahan masukkan kepada Presiden RI. RUK

Gubernur Jambi Ikut Padamkan Kebakaran Hutan di Jambi

Gubernur Jambi H Hasan Basri Agus (HBA) didampingi Bupati Muarojambi Burhanuddin Mahir (pegang selang alat pemadam) turut serta memadamkan kobaran api di hutan Desa Arang-arang, Kabupaten Muarojambi, Sabtu (25/8). Foto batakpos/rosenman manihuruk


Jambi, BATAKPOS

Gubernur Jambi H Hasan Basri Agus (HBA) turut serta memadamkan kobaran api di hutan Desa Seponjen dan Desa Arang-arang, Kabupaten Muarojambi, Sabtu (25/8). Hingga kini kabut asat akibat kebakaran lahan dan hutan masih menyelimuti udara di Provinsi Jambi. Dari pantauan satelit Noaa Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Jambi, sebanyak 23 titik api masih berkobar di Provinsi Jambi.

Gubernur Jambi bersama Dinas Kehutanan, BLHD, BPNPB Provinsi Jambi melakukan aksi pemadaman api di Desa Arang Arang. Di lokasi itu ada kebakaran lahan masyarakat. Dengan adanya aksi itu, diupayakan adanya penurunan tingkat kebakaran dan akan berkurangnya kabut asap di Jambi.

HBA mengatakan, dinas terkait harus segera mengambil tindakan atas kebakaran lahan dan hutan di Provinsi Jambi. Dirinya juga meminta agar masyarakat dan perusahaan yang sengaja membakar lahan mereka ditindak tegas.

Menurut HBA, kabut asap di Provinsi Jambi sudah meresahkan masyarakat Jambi dan arus transportasi udara, darat dan sungai. “Kita minta warga jangan melakukan pembakaran sembarangan dan jangan mengolah lahan dengan cara membakar. Itu dilarang oleh undang-undang. Saya minta camat dan kepala desa setempat bertindak untuk mengatasi kebakaran hutan ini,” katanya.

Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi Jambi, Rosmeli, mengatakan, kondisi udara di Jambi, dari pantauan display Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU), saat ini masih dalam kondisi sedang karena berada di rentang 74.

Menurut rentang 74 itu menandakan tingkat udara yang tidak berpengaruh pada kesehatan manusia ataupun hewan. “Tetapi, akan berpengaruh pada tumbuhan yang sensitive,”katanya.

Namun pantauan display ISPU Kota Jambi masih diragukan. Pasalnya, alat tersebut mengalami kerusakan beberapa waktu lalu. Tapi Rosmeli membantah  ketidakakuratan itu. Dia juga turut membenarkan adanya kerusakan alat ISPU. “Sudah diperbaiki kok,” tegasnya.

Rosmeli yakin kondisi ISPU di Jambi saat ini tidak akan mencapai kategori tidak sehat atau rentang 101-199. “Rentang kita saat ini masih di antara 51-100,”ujarnya.

 Guna antisipasi kabut asap, pihak terkait seperti Tagana, Tim Reaksi Cepat, BMKG, Manggala Agni siap membantu. Tagana sudah menurunkan tim sebanyak 170 orang dilokasi kebakaran lahan dan hutan. Namun mereka masih mempunyai beberapa kendala yang berkaitan dengan peralatan.

Kadishut Provinsi Jambi, Irmansyah Rahman, Minggu (26/8) mengatakan, titik api terbanyak terdapat di Kabupaten Batanghari, jumlahnya mencapai 7 titik api. Kemudian disusul Kabupaten Sarolangun sebanyak 6 titik, Muarojambi 3 titik, Tebo 3 tititk, Tanjabtim 2 titik dan Tanjabar 2 titik.

Irmansyah Rahman mengklaim jumlah titik api yang ada di Jambi itu lebih sedikit dibandingkan provinsi tetangga seperti Sumatera Selatan dan Kalimantan Barat. “Sumatera Selatan sebanyak 164 titik dan Kalimantan Barat sebanyak 32 titik. Jumlah titik api di Jambi lebih banyak ketimbang Provinsi Lampung yang hanya 10 titik, Provinsi Kalimantan Tengah 18 dan Kalimantan Selatan sebanyak 2 titik,”katanya.

Sahat Mauli Pasaribu, petugas prakirawan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jambi melalui releasenya menyatakan, cuaca Kota Jambi dan sekitarnya, pada Minggu (26/08) cenderung berawan.

Umumnya angin bertiup dari timur hingga selatan dengan kecepatan antara 08-25 Km perjam. Sedangkan suhu udara untuk Kota Jambi mencapai 24-33 derajat celcius dengan kelembaban udara antara 56-93 persen.

Sementara di wilayah perairan pantai Timur Jambi cuaca umumnya juga berawan. Angin umumnya bertiup dari timur hingga tenggara dengan kecepatan 08-30 KM perjam dengan tinggi gelombang laut antara 1.5-2 meter. RUK


Kolam Renang Kotabaru Jadi Obyek Wisata Alternatif Warga

Kolam Renang Tanggo Radjo Kotabaru

Jambi, BATAKPOS

Minimnya sarana obyek wisata di Kota Jambi dan sekitarnya, menjadikan Kolam Renang Tanggo Radjo Kotabaru Jambi jadi obyek wisata alternative warga. Selama liburan lebaran Idul Fitri 1433 H kolam renang milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi itu diserbu pengunjung.

Pengamatan BATAKPOS sepekan terakhir menunjukkan, kolam renang itu banyak dikunjungi oleh warga dari luar Kota Jambi, seperti dari Kabupaten Muarojambi dan Kabupaten Batanghari.

Kolam renang yang juga menyediakan arena kolam bermain untuk anak-anak itu karcisnya relative murah yakni Rp 3100 untuk kolam dewasa dan Rp 5000 untuk kolam bermain.

Menurut salah seorang penjaga kolam Kolam Renang tango Radjo Kotabaru Jambi, Sabar kepada BATAKPOS, selama liburan ini pengunjung perhari mencapai 5 ribu jiwa per hari. Jumlah itu meningkat 400 persen dari jumlah dihari biasa yang hanya 1000 orang per hari.

“Kolam mini murah meriah, jadi kami lebih suka ke sini daripada obyek wisata lain. Warga dari daerah perkebunan lebih memilih kolam renang ini. Hanya kolam renang ini yang murah meriah,”kata Sulastri, seorang pengunjung dari Kecamatan Sungai Bahar, Muarojambi, Sabtu (25/8/12).

Warga yang datang ke kolam tersebut, banyak secara rombongan dengan menggunakan mobil bak terbuka. Sebelum kolam buka pada jam 08.00 WIB, warga sejak pukul 07.00 WIB sudah tampak memadati pintu gerbang kolam tersebut.

Taman Rimba dan Candi Muarojambi

Sementara ribuan pengunjung juga memadati Kebun Binatang Taman Rimba, Jambi Selatan dan Candi Muarojambi selama libur lebaran. Loket penjualan karcis masuk kebun binatang dipenuhi pengunjung selama sepekan. Sementara di dalam kebun binatang pengunjung tumpah ruah.

Kepala Kebun Binatang Taman Rimba Jambi, Ir Hj Adrianis, mengatakan, setiap harinya selama liburan lebih dari tiga ribu pengunjung yang datang. Guna mengantisipasi membludaknya pengunjung, pihak pengelola Kebun Binatang Taman Rimba telah menyediakan 2 loket penjualan karcis tambahan.

“Dengan adanya tiga loket penjualan, antrian pembeli karcis selama sepekan lebaran tidak terlalu anjang. Lonjakan pengunjung akan terus terjadi hingga hari Minggu (26/8)i. Banyak warga dari luar yang berlibur ke Kota Jambi selama lebaran ini. Kami optimis, selama liburan ini pengunjung bunbin mencapai belasan ribu orang,”katanya.

Sedangkan di kompleks percandian Muarojambi juga tak kalah menarik bagi wisatawan lokal. Komplek Candi Muarojambi menjadi salah satu tujuan utama warga yang berliburan khususnya luar Kota Jambi dan etnis Tionghoa.

“'Kalau lebaran, tiap tahun saya pulang ke Jambi. Tahun ini, selain ke tempat keluarga, saya juga jalan ke Candi Muarojambi. Agar anak-anak tahu seperti apa Candi Muarojambi,”ujar Endang Sundari, salah satu pengunjung dari Riau.

Pantauan BATAKPOS, akibat ramainya pengunjung, sempat terjadi kemacetan panjang di jalur menuju Candi Muarojambi. Selema musim lebaran, kunjungan wisatawan ke Candi Muarojambi meningkat tajam.

Pemandu kawasan wisata Candi Muarojambi, Muhammad Havis alias Ahok (35), Sabtu (25/8) mengatakan, jumlah wisatawan pengunjung Candi Muarojambi selama sepekan mencapai 3.000 jiwa per hari. Meski masih didominasi wisatawan lokal, jumlah pengunjung di situs percandian terluas di Asia Tenggara itu terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

Sementara itu, seorang pengujung lokasi wisata waterboom di simpang Desa Muaro Delang, Kecamatan Tabir Selatan, Merangin ditemukan tewas tenggelam, Selasa (21/08). Korban tewas bernama Fredi (11) pelajar yang tinggal di Desa Sinar Gading, Tabir, Merangin.

Korban saat itu hendak berenang di kolam renang water boom tersebut. Diduga saat masuk ke kolam, korban tidak bisa berenang, akhirnya tenggelam dan ditemukan tewas.

Kapolsek Tabir Selatan Iptu Fajri, mengatakan, korban berhasil ditemukan sekitar pukul 13.00 WIB, didasar kolam waterboom tersebut. RUK