MENUJU SAMOSIR SATU

MENUJU SAMOSIR SATU
NELSON SITANGGANG MENUJU SAMOSIR SATU

LBBJ

LBBJ
Organisasi Sosial Budaya Berbasis Adat Batak DALIHAN NA TOLU. (KLIK BENNER UNTUK SELENGKAPNYA)

Wednesday, 1 September 2010

Gubernur Berikan Penghargaan Pensiun Kepada 248 PNS Pemprov Jambi

Jambi, BATAKPOS

Gubernur Jambi Hasan Basri Agus memberikan penghargaan pension kepada 248 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemprov Jambi yang telah memasuki masa usia pension. Pemberian penghargaan dari Gubernur Jambi H. Hasan Basri Agus diwakilkan kepada Asisten III, Drs Satria Budhi di Ruang Pola Kantor Gubernur Jambi, Selasa (31/8).

Gubernur Jambi dalam sambutan tertulisnya mengatakan, Provinsi Jambi mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada para pensiunan PNS di lingkungan Pemprov Jambi yang pada saat ini telah mengakhiri masa kerjanya, atas karya, jasa dan pengabdian yang telah diberikan,

Disebutkan, sebagai penyelenggara apatur pelayanan publik dan tata kelola sistem pemerintahan, PNS mempunyai tugas dan fungsi yang strategis dalam melaksanakan program pembangunan dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jambi, HK.Husnaini,SH dalam laporannya menyampaikan, bahwa tujuan dari pemberian penghargaan ini adalah sebagai bentuk ucapan terima kasih dan penghargaan dari pemerintah kepada para pensiunan PNS lingkungan Pemprov Jambi atas karya, jasa dan pengabdian yang telah diberikan selama mengabdi menjadi PNS.

Sebanyak 248 orang PNS yang telah memasuki usia pensiun yang akan mendapatkan penghargaan dari gubernur jambi tersebut terdiri dari : (1) pensiunan karena telah mencapai batas usia pensiun (BUP) yang terdiri dari (a) golongan IV sebanyak 64 orang, (b) golongan III sebanyak 152 orang, (c) golongan II sebanyak 20 orang, dan (2) pensiunan janda / duda, yang terdiri dari (a)golongan IV sebanyak 3 orang, (b) golongan III sebanyak 6 orang dan (c)golongan II sebanyak 2 orang. Ketiga, pensiun atas permintaan sendiri sebanyak 1 orang. ruk

Jelang Lebaran, Kriminal di Jambi Meningkat

Jambi, BATAKPOS

Kepolisian Daerah (Polda) Jambi Brigjen Pol Bambang Suparsono mengatakan, jelang hari raya Idul Fitri 1431 H yang tinggal beberapa hari lagi, tingkat kriminal di Provinsi Jambi meningkat. Setidaknya dalam dua pecan terakhir, ada tiga kasus perampokan di Jambi.

Demikian dikatakan Brigjen Pol Bambang Suparsono melalui Kabid Humas Polda Jambi, AKBP Almansyah, Selasa (31/8). Disebutkan, kasus perampokan menggunakan senjata tajam dan senjata api (senpi) sudah ada tiga kasus.

Kejadian pertama perampokan Leasing Mandiri Tunas Finance oleh sekelompok bersenpi Jumat (19/8) lalu. Hingga kini kasus yang mengalami kerugian Rp 83 juta tersebut masih diselidiki Polsekta Jelutung Jambi.

Kemudian aksi perampokan di Kabupaten Merangin. Kelompok ini berhasil digagalkan Polres Merangin. Kasus ketiga yakni perampokan di rumah pribadi, Kabid Bina Marga PU Provinsi Jambi, Ir Bernhard Panjaitan, di Telanaipura Jambi, Minggu (29/8) petang.

Pelaku ada tiga orang dengan menggunakan senjata tajam dan senpi mainan. Pelaku berhasil menggasak satu computer jinjing (leptop) dan 4 telepon gengam (hand phon) milik keluarga B Panjaitan. Pelaku dengan korban Bernhard Panjaitan sempat terjadi perlawanan hingga menyebabkan pipi kiri Bernhard Panjaitan memar. Hingga kini kasus tersebut masih diselidiki Polsekta Telanaipura Jambi.

Disebutkan, Polda Jambi memperkirakan angkutan penumpang akan terhambat, sehingga memancing terjadinya pencurian dengan kekerasan, pengrusakan, perkelahian, pencurian dan pencopetan.

“Kriminalitas akan menonjol, seperti terjadinya perampokan di bank dan toko emas, rumah pribadi terutama di tempat penukaran uang, aksi hipnotisme, jambret, bajing loncat dan lain sebagainya. Akibatnya masyarakat di pusat pertokoan dan angkutan sembako akan terganggu,” katanya.

Kapolda Jambi, Brigjen Pol Bambang Suparsono menghimbau masyarakat lebih meningkatkan kewaspadaan menjelang lebaran. “Jangan memancing terjadinya kejahatan, dan jangan sampai lengah sehingga memberi kesempatan terjadinya kejahatan. Juga jangan berpenampilan mencolok,” himbaunya.


Disebutkan, selama menggelar Operasi Cipta Kondisi Ketupat Siginjai, dari 6 hingga 28 Agustus, Polda Jambi mengamankan 18.872 duz miras dan 57.638 petasan. Selain itu polisi juga mengungkap 3 kasus, 4 kasus curat, 3 kasus curanmor, 3 kasus narkoba, 9 kasus judi, 1 kasus uang palsu dan 1 kasus senjata api. ruk
Gubernur Jambi Tandatangani MOU Pengerukan Pasir Sungai Batanghari

Jambi, BATAKPOS

Gubernur Jambi Hasan Basri Agus, menandatangani nota kesepakatan atau Memorandum Of Understanding (MOU) pengerukan pasir di Sungai Batanghari dan pembangunan terminal batubara dengan Presiden Direktur PT. Synco Global Archean Group, Mr. Erumbala Pradeep, di ruang kerja Gubernur Jambi, Senin (30/8).

Pengerukan yang dilakukan oleh perusahaan asal India ini akan melalui Kabupaten Tebo, Sarolangun, Batanghari, Muaro Jambi, Tanjung Jabung Timur dan Kota Jambi. Juga akan dibangun stop hall di Tebo, Sarolangun dan Kecamatan Muaro Tembesi, Batanghari.

“Nanti akan dibangun stop hall di Tebo, Sarolangun dan Muaro Tembesi, tapi ini baru dalam tahap kesepakatan, nantinya akan kembali disepakati dan akan diundang para Bupati dan diadakan pembahasan lebih lanjut,” kata Hasan Basri Agus pada jumpa pers di Kantor Gubernur Jambi, Senin (30/8).

Disebutkan, pembangunan ini juga akan menyelamatkan jalan negara dan provinsi maupun kabupaten se-Provinsi Jambi. Artinya semua angkutan akan dialihkan ke sungai, terutama angkutan batubara, kelapa sawit dan angkutan lainnya. Hal ini juga akan mengurangi biaya perawatan jalan sehingga bisa kita alihkan pemanfaatannya.

Menurut Gubernur, pengerukan dan pembangunan terminal ini rencananya akan melalui Sembilan Kabupaten di Provinsi Jambi. Namun ini baru tahap kesepakatan, dan akan dibahas lebih lanjut dengan para bupati.

Pemerintah juga akan menangani secara langsung pemanfaatan pasir untuk penambahan pendapatan asli daerah. Karena PT. Synco Global tidak memiliki kepentingan dengan pasir tersebut dan sepenuhnya diberikan kepada Provinsi.

Namun pengerukan ini bukan asal keruk tetapi akan tetap mengacu terhadap peraturan yang berlaku dan pasti akan memperhatikan keseimbangan lingkungan.

Sementara perwakilan PT. Synco Global, S Siwaji Raja, menjelaskan, pihaknya tidak akan menggambil manfaat dari pasir yang telah dikeruk, melainkan menyerahkan langsung kepada pemerintah untuk menambah APBD.

”Kami tidak mengambil pasir yang telah dikeruk semuanya akan kita serahkan kepada pemerintah provinsi, kami hanya fokus menangani masalah terminal dan pengerukan sungai Batanghari, semua ini kami lakukan untuk memajukan perekonomian provinsi Jambi,”katanya. ruk



Pendangkalan : Kini Sungai Batanghari mengalami pendangkalan setalah puluhan tahun tidak dilakukan pengerukan. Proyek pengerukan sungai tersebut diharapkan dapat mengatasi banjir di Provinsi Jambi. foto batakpos/rosenman manihuruk.

Gubernur Jambi Minta Jaga Kebebasan Beribadah

Ibadah Sykur PGI Wilayah Jambi

Jambi, BATAKPOS

Gubernur Jambi Hasan Basri Agus meminta umat beragama di Provinsi Jambi untuk tetap menjaga keharmonisan serta kebebasan umat beragama dalam melaksanakan ibadah. Dirinya juga meminta semua umat untuk tetap menjaga keharmoniran pada keragaman umat beragama di Jambi.

Demikian sambutan Hasan Basri Agus yang diwakilkan kepada Wakil Gubernur Jambi, Drs. H. Fachrori Umar, M.Hum saat menghadiri penutupan pentas seni, syukuran, dan Perayaan HUT Kemerdekaan ke-65 Republik Indonesia di Gelanggang Olah Seni (GOS) Kotabaru, Jambi, Sabtu (28/8).

Ibadah sykur tersebut dilaksanakan Persatuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Wilayah Jambi yang “Keutuhan, Kebersamaan, dan Kepedulian”. Gubernur menghimbau agar melalui aktivitas dan kegiatan-kegiatan yang dilakukan PGI dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia, masyarakat termotivasi untuk berpartisipasi dan berperan aktif dalam mengisi kemerdekaan melalui pembangunan di segala bidang.

“Mari kita tanamkan kembali nilai-nilai luhur pejuang bangsa dan nilai-nilai kegotongroyongan dan keswadayaan masyarakat, khususnya dalam pelestarian lingkungan dan pemanfaatan sumber daya alam secara baik dan benar,”katanya.

Disebutkan, Indonesia memiliki kemajemukan, baik dalam suku, agama, daerah, kebudayaan, bahasa, dan lain-lain, oleh karena itu toleransi beragama harus dijunjung tinggi, sebagai pengakuan adanya kebebasan setiap warga negara untuk memeluk suatu agama yang menjadi keyakinannya dan kebebasan untuk menjalankan ibadahnya.

Namun, kebebasan yang dimaksud harus diartikan sebagai kebebasan yang bertanggung jawab. Dan, toleransi beragama dalam negara kita yang berdasarkan Pancasila menuntut kejujuran, kebebasan jiwa, kebijaksanaan, dan tanggung jawab.

“Dengan demikian, fugsi agama dalam pembinaan bangsa adalah menjadikan bangsa Indonesia taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta memiliki kemampuan mental spiritual dan fisik untuk memanfaatkan kekayaan alam, karunia Tuhan YME bagi kesejahteraan bersama,”katanya.

Ketua Umum PGI Wilayah Jambi, Pdt David F Sibuea MTh, dalam sambutannya mengatakan bahwa 26 denominasi gereja yang ada di Jambi mengucapkan terima kasih kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi yang telah menerima PGI dengan baik dalam audiensi dengan gubernur Jambi pada 16 Agustus 2010 yang lalu.

Disebutkan, PGI Wilayah Jambi mendukung program Jambi EMAS dari duet gubernur dan wakil gubernur Jambi, seraya berharap agar program tersebut dapat terwujud dengan baik.

Pdt David F Sibuea menyampaikan ada 3 (tiga) harapan yang ingin dicapai melalui kegiatan ini, yakni, satu, meningkatkan diskusi dan dialog para pimpinan gereja, juga pimpinan gereja dengan umat untuk membahas hal-hal yang perlu bagi gereja dan untuk pembangunan bangsa dan daerah.

Kedua bahwa kegiatan gereja tidak hanya ritual, tetapi ada peran sosial untuk membangun Jambi, ketiga gereja merupakan bagian integral negara untuk memikirkan kemajuan masyarakat. Sejalan dengan ketiga harapan tersebut, Ketua PGI Wilayah Jambi ini mengemukakan bahwa persahabatan lintas agama sangat dibutuhkan.

Salah satu peran gereja di Jambi yang sejalan dengan program pemerintahan menurut Ketua PGI Wilayah Jambi adalah pembinaan PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) oleh gereja, peran dalam bidang pendidikan.

Selanjutnya, Ketua PGI Wilayah Jambi menyampaikan permohonan kepada Departemen Agama, gubernur/wakil gubernur Jambi yaitu pendidikan guru-guru agama Kristen untuk tingkat SD, SLTP, dan SLTA di Jambi. ruk

Disambut Tortor : Wakil Gubernur Jambi (tengah) didampingi Ketua Umum PGIW Jambi (kiri) dan Ketua Panitia Pdt Siagian STh (kanan)secara khusus disambut dengan Tarian “Tortor Sombah” Simalungun yang dibawakan penari Remaja Putri Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) Jambi, Sabtu lalu. Foto batakpos/rosenman manihuruk.